Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
KALIMAT perintah merupakan jenis kalimat yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Kalimat perintah dipakai untuk memberi perintah atau meminta orang lain melakukan suatu hal.
Jenis kalimat ini dapat disampaikan secara halus atau memaksa, tergantung konteksnya. Selain itu, kalimat perintah ada yang bertujuan memberi izin, mencemooh, bahkan memuat larangan.
Biasanya intonasi pada kalimat perintah berbeda dari jenis kalimat lain. Tanda seru dapat digunakan di akhir kalimat perintah.
a. Kalimat perintah ditandai dengan intonasi perintah.
b. Menggunakan kata tolong, coba, dan silakan untuk memberikan kesan halus/sopan pada kalimat perintah.
c. Kalimat perintah larangan didahului kata jangan untuk menyatakan larangan.
d. Kalimat perintah mempersilakan ditandai dengan intonasi perintah dan kata silakan, sila, dipersilakan.
e. Kalimat perintah mempersilakan dapat disampaikan tanpa subjek kalimat.
f. Kalimat perintah ajakan berisi ajakan pada seseorang dan ditandai dengan kata ajakan seperti mari, marilah, ayo, dan ayolah.
g. Dapat menggunakan kata kerja intransitif (tidak memerlukan objek) dan diakhiri dengan partikel -lah.
1. Ayo, masuk!
2. Lari!
3. Beristirahatlah!
4. Datanglah ke rumah!
5. Saya mohon, datang besok!
6. Jangan merokok di dalam ruangan!
7. Silakan cicip!
8. Tolong perlihatkan surat-suratnya!
9. Tolong tuliskan materi ini di papan tulis!
10. Carilah referensi tugas di perpustakaan!
11. Pakailah baju yang bersih!
12. Tolong ambilkan teko, ya!
13. Ayo berangkat sekarang, Dik!
14. Jangan baca buku itu!
15. Jangan suka menyakiti orang!
16. Ayo kita bermain kartu belajar!
17. Duduklah di depan!
18. Silakan ambil buku sendiri!
19. Silakan berangkat duluan!
20. Jangan berlari di koridor!
21. Jangan bergerak!
22. Jangan baca buku terlalu dekat dengan mata!
23. Mari masuk ke rumah, hujan!
24. Ayo belajar ke perpustakaan kota!
25. Jangan menonton film larut malam!
26. Kerjakan tugas sebelum bermain!
27. Ayo pergi kursus agar tidak terlambat!
28. Jangan menunggu di teras sendirian!
29. Bawalah pensil warna ke kelas!
30. Tolong hapus papan tulis, ya!
31. Ayo rapikan tempat tidur!
32. Pergilah dari sini!
33. Buanglah sampah pada tempatnya!
34. Tolong pahami aku sedikit saja!
35. Tolong kembalikan barang itu pada tempatnya!
Itulah pengertian dari kalimat perintah beserta contohnya. Semoga bermanfaat. (OL-14)
Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kegiatan konsolidasi penggunaan bahasa Indonesia di Provinsi Kalimantan Selatan.
INDONESIA sudah memasuki usia ke-80 tahun pada Agustus 2025. Usia yang cukup matang jika dianalogikan dengan manusia
Peringatan Kemerdekaan Ke-80 RI mengambil tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Tema tersebut sejalan dengan tujuan negara dalam Pembukaan UUD 1945.
Melihat tingginya antusiasme pemain dari Indonesia terhadap gim 1998: The Toll Keeper Story, GameChanger juga akan menambahkan pilihan Bahasa Indonesia.
Konsekuensi adalah hasil dari pilihan kita. Pelajari apa itu konsekuensi logis dan dampaknya dalam hidup. Mudah dipahami!
Di ruang publik, hingga kini masih banyak ditemukan penggunaan kosakata, frasa, bahkan kalimat dalam bahasa asing—terutama bahasa Inggris.
Ia mencontohkan misalnya bagi siswa SMA, satu jam pelajaran yang awalnya 45 menit dikurangi 10 menit jadi 35 menit.
mata pelajaran coding dan kecerdasan buatan bersifat pilihan dan akan diterapkan di sekolah yang memiliki kesiapan dari segi sarana, infrastruktur, serta kemampuan siswa.
Bom atom yang jatuh pada 6 dan 9 Agustus 1945 di Hirosima dan Nagasaki menjadi hari yang bersejarah bagi Jepang dan masyarakat di dunia.
Dalam buku berjudul Multiple Intelligences: The theory in practice, seorang psikologi bernama Howard Gardner membagi kecerdasan manusia dalam delapan bidang. Apa saja itu?
Dalam ilmu ekonomi, ketersediaan dan harga barang sangat dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan barang oleh produsen dan konsumen.
Salah satu peristiwa yang ditujukan untuk mengganggu kedaulatan NKRI salah satunya peristiwa DI/TII. Berikut ulasannya.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved