Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN adanya pandemi Covid-19, banyak adanya teman teman dan keluarga yang terpapar Covid-19, dengan terpaksa suka dan tidak mungkin harus menggunakan aplikasi yang berbasi health application. Perkembangan telemedisin sendiri kedepannya akan semakin tinggi di Indonesia.
Dalam Talkshow Digitising Indonesia's Health Care Sector yang diadakan di GoWork Plaza Indonesia, Steve Aditya selaku Life Science and Healthcare Industry Leader Deloitte Indonesia mengatakan bahwa pengguna internet Indonesia cukup tinggi, tetapi untuk traffic mengenai fokus kesehatan masih minim.
Baca juga: Mendikbud: RUU Sisdiknas Mendorong Kemandirian Kampus
"Penetrasi penggunaan internet di indonesia sudah sangat tinggi. Kebanyakan dari mereka menggunakan untuk sosial media dan ecommerce. Penggunaan internet belum banyak fokus untuk kesehatan. Penggunaan internet untuk kesehatan masih rendah," katanya pada Kamis (1/9).
Steve juga mengatakan bahwa sekarang ini aplikasi digital kesehatan di Indonesia terbagi menjadi 2, yaitu yang dibangun oleh pihak non rumah sakit dan yang dibangun oleh rumah sakit.
"Aplikasi digital kesehatan di Indonesia dibagi menjadi 2, yaitu yang di-develop non hospital, dan yang di-develop hospital. Untuk yang di develop non hospital ada seperti halodoc dan lain-lain, sedangkan untuk yang di develop hospital ada seperti RSPI Mobile yang dimiliki Rumah Sakit Pondok Indah," jelasnya.
Steve juga berharap kedepannya untuk healthcare, pasien tidak lagi datang ke suatu tempat, tapi healthcare itu sendiri yang datang ke tempat orang yang membutuhkan, yang dengan kata lain metode healthcare akan berbasis homebase. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved