Jumat 19 Agustus 2022, 15:58 WIB

Pengertian Debat: Struktur, Ciri-Ciri, Jenis, dan Unsurnya

Joan Imanuella Hanna Pangemanan | Humaniora
Pengertian Debat: Struktur, Ciri-Ciri, Jenis, dan Unsurnya

Antara/Wahyu Putro A.
Cawapres nomor urut 01 K.H. Ma'ruf Amin (kiri) dan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno (kanan) mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga.

 

DEBAT adalah suatu aktivitas yang dilakukan oleh dua pihak dengan sudut pandang yang berbeda untuk mengadu argumentasi mereka masing-masing. Kedua pihak tersebut bisa berupa perorangan maupun kelompok. 

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita sering menjumpai kegiatan ini. Menjelang pemilihan umum, pasti masyarakat Indonesia akan setia di depan layar televisi bahkan gawai mereka untuk mengikuti kegiatan debat yang dilakukan para pasangan calon.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pengertian debat adalah pertukaran dan pembahasan pendapat terkait suatu hal dengan saling menyampaikan argumentasi atau alasan dengan tujuan mempertahankan pendapat bahkan memenangkan pendapat. Debat bertujuan meyakinkan dan mendengarkan pendapat-pendapat berbeda. Pada akhirnya debat dapat menghargai perbedaan-perbedaan yang ada tersebut.

Struktur teks debat

1. Pengenalan isu. Pada proses awal debat, topik akan dijelaskan terlebih dahulu.

2. Rangkaian argumen. Data-data dan fakta yang bermanfaat, akurat, dan aktual akan dibawa untuk mendukung argumen dari pihak yang ada.

3. Penegasan ulang atau kesimpulan. Pernyataan akhir akan menegaskan bantahan atau pendapat yang telah diutarakan sebelumnya.

Ciri-ciri teks debat

Terdapat dua sudut pandang dalam kegiatan debat yakni sudut pandang pihak afirmatif dan sudut pandang pihak negatif. Moderator dan juri akan hadir untuk memandu dan menilai proses debat itu.

Berikut ciri-ciri debat:

a. Dua pihak yang berbeda pendapat (pendebat)
b. Moderator
c. Juri (dalam perlombaan debat)

Jenis-jenis debat

1. Debat pemeriksaan ulang

Debat jenis ini bertujuan mengetahui kebenaran pemeriksaan akan sesuatu. Beberapa pertanyaan akan diajukan dan pertanyaan-pertanyaan tersebut haruslah saling berkaitan.

2. Debat kompetitif

Debat kompetitif merupakan debat berbentuk perlombaan. Debat ini dilakukan dengan struktur dan format khusus yang bertujuan agar setiap orang mendapatkan giliran untuk bersuara.

3. Debat parlementer

Debat parlementer dilakukan di parlemen atau lembaga legislatif suatu negara. Dalam debat ini akan terjadi pembahasan mengenai undang-undang, kebijakan, atau hal-hal berkaitan dengan ketatanegaraan.

Unsur-unsur debat

1. Punya topik atau masalah yang akan didebatkan.
2. Tim afirmatif atau tim pro atau tim yang mendukung topik.
3. Tim negatif atau tim kontra atau tim yang tidak menyetujui topik.
4. Pihak netral yang akan mendukung kedua belah pihak, baik yang pro maupun yang kontra.
5. Moderator.
6. Penulis atau notulen. (OL-14)

Baca Juga

MI/ Ramdani

IDI: Penentuan Status Endemi Jangan Terburu-buru

👤Ant 🕔Senin 26 September 2022, 22:29 WIB
Menurut Adib, terdapat sejumlah indikator yang harus menjadi dasar untuk dipenuhi menjadi...
DOK Youtube.

Para Ulama Sepakat Roh itu Makhluk atau Diciptakan Allah

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 22:04 WIB
Sejumlah orang berpendapat bahwa ruh atau roh dalam bahasa Indonesia bukanlah makhluk atau yang diciptakan. Pendapat tersebut dibantah...
Antara

17.097 Orang Divaksin Kedua Hari Ini

👤MGN 🕔Senin 26 September 2022, 21:58 WIB
Total 171.094.922 orang telah menerima vaksin lengkap per Senin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya