Rabu 10 Agustus 2022, 09:45 WIB

Subvarian Covid-19 BA.5 Punya Gejala yang Berbeda Dibandingkan Varian Lain

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Subvarian Covid-19 BA.5 Punya Gejala yang Berbeda Dibandingkan Varian Lain

AFP/Handout / National Institutes of Health
Foto menggunakan mikroskop elektron dari virus korona yang menyebabkan covid-19.

 

COVID-19 BA.5 menjadi subvarian yang paling banyak menyebar, tidak hanya di Amerika Serikat (AS), namun juga di berbagai negara lainnya, termasuk Indonesia.

Namun, ada gejala BA.5 yang membedakan varian itu dengan beberapa varian covid-19 sebelumnya. Hal itu diungkapkan The New York Times, dikutip Rabu (10/8).

Para ahli mengatakan, secara garis besar, subvarian BA.5 tidak memiliki banyak perbedaan dibandingkan dengan varian Omikron sebelumnya.

Baca juga: Cegah Covid-19 Meluas, Segera Jemput Bola Vaksinasi Kelompok Rentan

Pasien yang terinfeksi BA.5 biasanya mengalami gejala batuk, pilek, sakit pada tenggorokan (radang), nyeri sendi, sakit kepala, dan merasa kelelahan.

Namun, ada satu yang membedakan BA.5 dari varian lain yaitu jarang ditemukan pasien BA.5 yang mengalami anosmia atau kehilangan indera perasa dan penciuman.

"Pasien BA.5 juga jarang mengalami sesak napas, gelaja yang paling dirasakan pasien dengan varian Delta atau varian covid-19 lainnya," ujar dokter spesialis penyakit menular dari University of California, San Francisco Peter Chin-Hong.

Sementara itu, ahli penyakit paru dari Cleveland Clinic, Joseph Khabbaza, mengatakan pasien BA.5 cenderung mengalami gejala pada pernapasan bagian atas mulai dari pangkal tenggorokan hingga ujung hidung.

"Banyak pasien dengan BA.5 yang mengalami rasa sakit akibat penyumbatan sinus dan radang tenggorokan yang cukup parah," kata Khabbaza.

Kepala divisi penyakit infeksi pada anak di Hassenfeld Children's Hospital di NYU. Langone, Adam Ratner mengatakan belum ada bukti yang menyatakan bahwa subvarian BA.5 lebih parah daripada varian sebelumnya, Omikron.

"Namun BA.5 lebih cepat menular," tutup Ratner. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara

Hari Ini, 15 Ribu Orang Terima Vaksinasi Kedua

👤MGN 🕔Minggu 25 September 2022, 22:57 WIB
Total 171.077.825 orang telah menerima vaksin lengkap per Minggu...
Antara

63,17 Juta Orang Sudah Divaksinasi Booster

👤Ant 🕔Minggu 25 September 2022, 22:26 WIB
Jumlah warga yang sudah mendapat vaksinasi dosis penguat bertambah 44.853 orang menjadi 63.178.098...
ANTARA/Makna Zaezar

Pengamat Nilai Upaya Mendorong Inklusivitas Sudah Mulai Masif

👤Naufal Zuhdi 🕔Minggu 25 September 2022, 21:40 WIB
Muatan kurikulum memang belum banyak menjelaskan tentang inklusifitas, khususnya terkait penyandang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya