Jumat 29 Juli 2022, 19:40 WIB

Perkuat Jaringan Internasional, Dosen iSB Hadiri Konferensi Internasional ICMAC

Widhoroso | Humaniora
Perkuat Jaringan Internasional, Dosen iSB Hadiri Konferensi Internasional ICMAC

HO
i3L School of Business (iSB) berpartisipasi dalam Konferensi ICMAC 2022.

 

UNTUK makin memperkuat jaringan di tingkat internasional, i3L School of Business (iSB) mengirimkan perwakilan ke Konferensi ICMAC 2022 yang berlangsung 14-15 Juli lalu. Konferensi yang mengangkat tema Sustainability in Asia ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat Asia agar sadar pentingnya menjalankan bisnis yang berkelanjutan, di mana perusahaan tidak hanya mengejar keuntungan, akan tetapi dapat menjalankan bisnis yang ramah lingkungan dan peduli terhadap masyarakat.

Sakti Hendra Pramudya selaku Koordinator Riset dan Dosen iSB menjelaskan konferensi ini sangat penting mengingat pertumbuhan ekonomi dan peradaban abad 20 telah menghancurkan lingkungan hidup dalam skala global yang menyebabkan meningkatnya emisi karbon global dan pada akhirnya menyebabkan pemanasan global.

"ICMAC diharapkan dapat menjadi salah satu ajang asah ide bagi para akademisi agar dapat berkontribusi dalam upaya menjadikan Asia tetap bertumbuh secara ekonomi namun tetap memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan," jelas Sakti dalam keterangan yang diterima, Jumat (29/7).

Sakti menjelaskan ICMAC 2022 ini juga menarik karena mengangkat tajuk "Sustainability in Asia". Konsep keberlanjutan adalah konsep terpenting di abad Asia karena saat ini sudah waktunya konsep ekonomi berubah dari ekstraksi dan eksploitasi.

"Akademisi memiliki kontribusi penting dalam pembangunan ekonomi. Harapannya melalui konferensi ini nantinya dapat menumbuhkan riset bisnis baru dan teknologi dalam sudut pandang akademisi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia," jelasnya.

Sakti menjelaskan pada dasarnya kegiatan konferensi ini adalah ajang bertukar pikiran bagi para akademisi untuk riset-riset yang dilakukan melalui berbagi sesi presentasi dan diskusi. "Kami beruntung karena presentasi riset kami dikomentari para profesor berkaliber internasional untuk nantinya dapat disempurnakan sehingga layak untuk dipublikasikan di jurnal ilmiah internasional yang bereputasi," ungkap Sakti.

Dua sosok utama dalam konferensi ini adalah Prof. Angappan Guna, yang sekarang yang menjabat sebagai Director and Professor, School of Business Administration, Penn State Harrisburg (Amerika Serikat) dan Prof. John Vong, peneliti senior yang telah menjadi mitra riset lembaga-lembaga internasional sekaligus visiting Professor di RMIT (Royal Melbourne Institute of Technology).

Dikatakan, ICMAC menjadi ajang yang sangat berguna bagi tenaga akdemisi dan iSB untuk mengasah gagasan-gagasan yang dituangkan dalam riset yang dipresentasikan di depan para senior profesor yang akan mengkritisi temuan-temuan riset tersebut. "Kami berharap akademisi dari Indonesia semakin banyak yang berpartisipasi dalam ajang konferensi ilmiah internasional di level Asia karena Indonesia adalah salah satu motor penggerak ekonomi di Asia," pungkasnya. (RO/OL-15)

Baca Juga

Ist

Keterbukaan dan Sikap Kritis Kunci Pulih dari Intoleransi

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:40 WIB
Proses radikalisasi seringkali masuk akibat keterbukaan yang tidak diiringi sikap kritis. Hal ini mengingat strategi infiltrasi kelompok...
Antara

Cegah Kasus PMK Meluas, Pemerintah Impor 14 Juta Dosis Vaksin

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 23:37 WIB
Pemerintah juga melakukan percepatan vaksinasi pada hewan ternak sehat, namun berada di wilayah yang berstatus wabah...
Medcom.id/Ahmad Garuda

Mau Buat SIM C, Ini Syarat dan Biayanya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 22:54 WIB
Apabila anda ingin segera mengendarai kendaraan, terutama sepeda motor, ketahui apa saja syarat dan berapa biaya pembuatan SIM...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya