Sabtu 02 Juli 2022, 09:39 WIB

Mabes Polri Gelar Doa Lintas Agama untuk Indonesia yang Lebih Baik

Mediaindonesia.com | Humaniora
Mabes Polri Gelar Doa Lintas Agama untuk Indonesia yang Lebih Baik

Ist
Mabes Polri menggelar kegiatan doa bersama lintas agama di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76.

 

Mabes Polri menggelar kegiatan doa bersama lintas agama di tengah momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-76. Acara ini merupakan upaya ikhtiar batiniah untuk kebaikan Bangsa Indonesia.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan, doa bersama seluruh umat beragama di Indonesia ini menjadi pendukung dari setiap langkah dan upaya lahiriah demi membawa Indonesia menjadi lebih maju.

"Tentunya doa lintas agama, malam ini, menjadi sesuatu yang sangat penting. Karena memang, doa ini menjadi salah satu ikhtiar batiniah dari apa yang kita lakukan, selain upaya lahiriah yang selama ini mungkin sudah kita laksanakan bersama," kata Sigit di Lapangan Bhayangkara Polri, Jakarta Selatan, Jumat (1/7).

Upaya ikhtiar batiniah dan lahiriah ini, ditegaskan Sigit harus terus berjalan beriringan ditengah terjadinya dinamika situasi global yang penuh dengan ketidakpastian. Setelah terjadinya Pandemi Covid-19 yang terjadi di seluruh dunia, kini lingkungan global dihadapkan dengan terjadinya konflik dua negara, yakni Rusia dan Ukraina.

"Kita tahu, saat ini kita sedang menghadapi situasi global yang penuh ketidakpastian. Baru saja kita tangani Pandemi Covid-19, kita jaga, kawal kebijakan Pemerintah untuk kembalikan pemulihan ekonomi. Namun muncul masalah baru terkait situasi global yaitu, konflik Rusia dan Ukraina. Sehingga, mau tidak mau ini berdampak juga terhadap situasi yang akan berdampak terhadap krisis pangan dan energi," ujar Sigit.

Tak hanya diperlukan untuk situasi global, upaya ikhtiar batiniah dan lahiriah ini, menurut Sigit, harus dilakukan guna menghadapi perkembangan situasi di dalam negeri. Pasalnya, Sigit menekankan, untuk terus menjaga rasa persatuan dan kesatuan, diperlukan Sinergisitas seluruh elemen masyarakat.

Sigit menegaskan, untuk menghadapi segala bentuk potensi ancaman, gangguan maupun permasalahan di Indonesia, akan dapat dicegah ataupun diselesaikan dengan seluruh elemen bergandengan tangan. "Saat ini kita sedang menghadapi Pemilu, baik Pilpres, Pileg, dan Pilkada, dan juga meningkatnya penyakit mulut dan kuku (PMK). Ini semua tentu butuh suatu suasana kebatinan untuk sama-sama kita bisa jaga agar seluruh elemen bangsa, tokoh lintas agama, seluruh umat anak bangsa di Indonesia, bersatu untuk hadapi situasi yang ada," ucap Sigit.

Dengan adanya seluruh upaya tersebut, Sigit meyakini bahwa, Negara Indonesia akan tetap berjalan on the track. Lebih dalam, Sigit meyakini bahwa, Indonesia mampu berjalan on the track dan menghadapi segala tantangan dengan mempersatukan dan mempererat kekuatan keberagaman agama, etnis dan budaya.

Menurut Sigit, kekuatan Bhinneka Tunggal Ika yang dimiliki bangsa ini, akan membawa Indonesia tumbuh dan mewujudkan visi Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang. "Menjadi satu kekuatan bersama untuk menghadapi segala macam masalah dalam rangka mewujudkan Indonesia agar bisa kembali tumbuh, dan kita jaga untuk Indonesia bisa terus berjalan menuju visi Indonesia tumbuh dan kedepan, menuju Indonesia emas di tahun 2045," tegas Sigit.

Dalam kegiatan itu, para tokoh agama masing-masing membacakan doa sesuai dengan keyakinannya masing-masing dengan perwakilan Agama Islam dibacakan oleh, Wakil Ketua PBNU K.H. Zulfa Musthafa, Perwakilan Agama Protestan dibacakan oleh Pendeta Robert Hutapea, Perwakilan Agama Katolik dibacakan oleh,Romo David Lerebulan, Perwakilan Agama Hindu dibacakan oleh Krht Astono Chandra Dana, Perwakilan Agama Buddha dibacakan oleh Bhikku Dhammasubbho Mahthera, Perwakilan Agama Konghucu dibacakan oleh WS. Sunarta Hidayat, serta, tokoh lintas agama lainnya yang turut hadir dalam kegiatan doa bersama Mabes Polri ini. (OL-12)

Baca Juga

Antara/Rahmad.

Selain Belanda dan Jepang, Indonesia Pernah Dijajah Negara Ini

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:58 WIB
Dalam fase sebelum merdeka tersebut, negara kita telah dijajah oleh beberapa negara seperti Belanda, Jepang, dan Inggris. Di bawah ini...
AFP/Mladen Antonov.

Ini Negara Asia Tenggara yang tidak Pernah Dijajah

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:45 WIB
Tahukah anda bahwa ada satu negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh negara...
Dok. Fresh Market Bintaro

Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Fresh Market Bintaro Gelar FMB IN ACTION untuk Pegiat Fotografi

👤Mediaindoneesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:36 WIB
Acara ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi para penggemar fotografi untuk mengembangkan kemampuanya dalam dunia...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya