Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin meluncurkan program '5.000 Santripreneur'. Ini merupakan program pembinaan, pendampingan dan pelatihan bisnis serta bantuan modal usaha bagi santri.
"Santripreneur ini sekaligus untuk memperkuat pesantren dan lingkungannya, dan tentu saja sekaligus memperkuat ekonomi syariah di Indonesia," ujar Ketua Baznas RI Noor Achmad, Rabu (20/4).
Noor mengatakan program Baznas Santripreneur merupakan lanjutan dari program sebelumnya, yakni Baznas Milenialpreneur yang telah dilaksanakan pada 2020. Menurut dia yang membedakan, Baznas Santripreneur lebih ditujukan untuk para santri lulusan pondok pesantren berusia 17 sampai 30 tahun yang berdomisili di wilayah Jabodetabek dan aktif di bidang wirausaha.
Menurutnya, Baznas tak hanya turut membantu pesantren di bidang pendidikan, termasuk membangun ekosistem perekonomian, agar pesantren bisa berdaya secara mandiri.
"Untuk urusan pesantren, Baznas telah banyak program yang diluncurkan, di antaranya adalah Kita Jaga Santri, beasiswa santri yang telah kami luncurkan 23.000 beasiswa santri dari yang mendaftar 250.000 lebih, jadi masih sangat banyak yang perlu kami luncurkan lagi," kata dia.
Menurut Noor, Santripreneur berlatar dari mustahik para santri, baik itu mereka yang masih di pesantren atau pun mereka yang sudah keluar dari pesantren. Ia berharap program ini dapat berperan penting dalam peningkatan kesejahteraan hidup para santri.
"Harapan kami dari program tersebut, seperti halnya program-program yang lain, maka mudah-mudahan nanti mereka tidak hanya menjadi mustahik, tetapi yang 5.000 kami luncurkan tahun ini, tahun depan minimal sudah menjadi muzakki," kata dia.
Sementara itu, Wapres Ma'ruf Amin menyebut program ini bermanfaat dan merupakan buah positif dari dana zakat, infak dan sedekah yang ditunaikan masyarakat melalui Baznas. "Kita patut bersyukur bahwa pengumpulan ZIS oleh Baznas dalam 10 tahun terakhir tumbuh positif, rata-rata tumbuh 34 persen per tahun. Ini gambaran tingginya kesadaran masyarakat menunaikan ZIS, sekaligus cermin dari kedermawanan dan solidaritas umat," kata dia.
Selain meluncurkan program Santripreneur, Wapres dan Baznas juga meresmikan gedung Baznas RI yang menjadi tempat amil/amilat Baznas dalam bekerja melayani umat. Wapres berharap gedung baru ini dapat mendorong kinerja para amil/amilat agar dapat terus maksimal dalam melayani umat.
"Saya berharap juga gedung kantor baru ini semakin memperkokoh semangat Baznas untuk menyebarkan benih kebaikan sekaligus menyejahterakan umat," kata wapres. (Ant/OL-15)
WAKIL Ketua MPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), menegaskan peran strategis pondok pesantren sebagai rumah peradaban dan sumber kader pemimpin bangsa.
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
Tim Phoevaya mengembangkan CalmiBand, sebuah gelang pintar yang dirancang untuk membantu anak autistik dengan memantau tingkat emosi dan stres secara real time.
WAKIL Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i memastikan agar seluruh santri di Indonesia mendapatkan akses program Makan Bergizi Gratis (MBG)
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya penguatan karakter santri berbasis kecerdasan kontemplasi. Hal ini disampaikannya saat membuka Expo Kemandirian Pesantren.
Potensi besar jumlah santri di Indonesia dapat menjadi kekuatan nyata dalam menciptakan masa depan yang berkelanjutan.
Universitas Syiah Kuala (USK) Aceh, kini menyalurkan Rp158.900.000 dana zakat kepada 227 orang mustahik (orang yang berhak menerima) karyawan kontrak di lingkungan unit kerja kampus.
Menko Muhaimin menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi nasional dalam penanggulangan kemiskinan.
Seorang amil zakat melayani muzakki yang akan membayar zakat di Masjid Pusat Dakwah Islam, Bandung, Jawa Barat.
Program ini merupakan aksi serentak yang digerakkan oleh mahasiswa BCB di 233 titik yang tersebar di 30 Provinsi di Indonesia serta 10 Negara.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendistribusikan bantuan berupa tangan prostetik bagi penyandang disabilitas di wilayah Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bergerak cepat untuk menyalurkan bantuan beras zakat fitrah bagi warga terdampak banjir rob di pesisir Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved