Senin 11 April 2022, 11:02 WIB

Pasien Gagal Ginjal yang Berpuasa Harus Perhatikan Kecukupan Minum

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Pasien Gagal Ginjal yang Berpuasa Harus Perhatikan Kecukupan Minum

ANTARA/Destyan Sujarwoko
Dokter spesialis penyakit dalam memeriksa kondisi kesehatan seorang pasien gagal ginjal di klinik hemodialisa di RSUD dr Iskak, Tulungagung.

 

DOKTER Spesialis Penyakit Dalam dari Universitas Indonesia Bonita Effendi memberikan beberapa kiat bagi pasien gagal ginjal agar dapat berpuasa aman selama Ramadan.

Bonita, yang berpraktik di RS Pondok Indah - Puri Indah itu, melalui surat elektronik, menyebutkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pasien salah satunya kecukupan minum atau hidrasi.

"Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menjalani puasa pada pasien dengan gagal ginjal seperti cukup minum atau cukup hidrasi," ungkap dia.

Baca juga: Selama Bulan Puasa, Anda Bisa Berolahraga Ringan Setelah Buka

Selain itu, pasien juga perlu menghindari makanan yang banyak mengandung kalium seperti pisang, kurma, dan aprikot dalam jumlah banyak. Hal itu terutama untuk penderita gagal ginjal yang harus menjalani dialisa atau cuci darah.

Di sisi lain, pasien disarankan memastikan dirinya patuh meminum obat sesuai petunjuk dokter dan memantau kondisinya terutama mereka dengan stadium gagal ginjal sedang sampai berat (lebih dari stadium 3).

"Perlu dipastikan kepatuhan terhadap obat dan hidrasi untuk setiap pasien. Pemantauan fungsi ginjal dan profil pemeriksaan penunjang seperti elektrolit harus dipantau," saran Bonita.

Perubahan tekanan darah yang dapat terjadi juga sebaiknya menjadi perhatian pasien selama berpuasa.

Dia mengingatkan, merujuk beberapa studi, sebelum berpuasa, pasien dengan gagal ginjal yang menjalani hemodialisa atau cuci darah sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang merawat. Hal itu mengingat mereka berisiko mengalami dehidrasi saat berpuasa dan berisiko kelebihan cairan tubuh saat berbuka puasa.

"Selain itu, kadar insulin yang menurun juga berisiko tinggi menyebabkan peningkatan gangguan elektrolit terutama peningkatan
kalium," pungkas Bonita. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Antara

Update 7 Agustus: Kasus Covid-19 Bertambah 4.279 Hari Ini

👤MGN 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:33 WIB
Sementara itu, kasus aktif berkurang 750 sehingga menjadi 50.145...
DOK MI

Kasus Covid-19 Bertambah 4.279 Orang

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:30 WIB
BERDASARKAN data Satgas Covid-19 hingga 7 Agustus 2022, kasus konfirmasi positif covid-19 bertambah sebanyak 4.279...
Dok Dompet Dhuafa

Eduwisata Ratusan Anak Yatim ke Sea World

👤Media Indonesia 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:10 WIB
ADA banyak cara berbagi kebahagiaan terhadap mereka yang kurang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya