Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mencegah terjadinya anak tumbuh stunting, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya newborn screening pada bayi baru lahir.
Dokter Spesialis Anak Cissy Kartasasmita mengungkapkan, newborn screening pada bayi baru lahir semestinya diharuskan. Pasalnya, hal itu dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan yang belum terlihat gejalanya.
"Agar deteksi bisa dini dan dapat dilakukan tindakan pengobatan atau penanganan agar tumbuh kembangnya sempurna. Jadi mencegah penyakit atau kelainan," kata Cissy saat dihubungi, Minggu (10/4).
Cissy menjelaskan, terdapat sejumlah screening yang harus dilakukan. Antara lain gangguan pendengaran dengan melakukan pemeriksaan otoacoustic emissions atau OAE. Pemeriksaan itu dilakukan pada masa 0-28 hari usia bayi baru lahir.
Baca juga: Pemerintah Kawal Pengajuan Reog Ponorogo ke UNESCO
Baca juga: Patuhi Prokes dan Proaktif Testing saat Mobilitas Meningkat
Selanjutnya, screening juga dilakukan pada gangguan penglihatan. Sceening ini khususnya dilakukan pada bayi prematur usia 2-4 minggu.
Selain itu, pemeriksaan pada tumit kaki untuk mengetahui adanya gangguan pada hipotiroid kongenital. Pemeriksaan ini dilakukan pada usia bayi 48-72 jam.
"Yang sekarang harus untuk semua bayi segera hipitiroid kongenital karena bisa segera dideteksi, didiagnosis dan diobati. Mencegah anak kongenitalnya terganggu," beber Cissy.
Selanjutnya, pemeriksaan yang harus dilakukan yakni pemeriksaan pulse oxymetry untuk melihat penyakit jantung kritis bawaan. Pemeriksaan ini harus dilakukan maksimal pada 24 jam setelah kelahiran bayi.
Terpisah, Dokter Spesialis Anak Aman Bhakti Pulungan mengungkapkan, meski belum menjadi pemeriksaan rutin yang dilakukan di negeri ini, tidak berarti newborn screening bisa diabaikan.
"Pada kasus HK, misalnya. Kunci keberhasilan pengobatan anak dengan HK adalah deteksi dini melalui pemeriksaan laboratorium dan pengobatan sebelum anak berumur satu bulan. HK sendiri sangat jarang memperlihatkan gejala klinis pada awal kehidupan," ungkap Aman.
Keterlambatan dalam mendiagnosis dan mengatasi gangguan tersebut dapat menyebabkan anak mengalami keterbelakangan mental dengan kemampuan IQ di bawah 70.
"Hal ini akan berdampak serius pada masalah sosial anak, misalnya anak menjadi tidak mampu beradaptasi di sekolah formal dan menimbulkan beban ganda bagi keluarga dalam pengasuhannya," pungkas dia. (H-3)
Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan makanan manis, gorengan, dan soda boleh dikonsumsi, tapi proporsinya perlu dikurangi agar gizi seimbang.
Data menunjukkan bahwa 20%–30% anak di Indonesia terdeteksi mengalami cacingan secara global.
Ahli kesehatan Ray Wagiu Basrowi menegaskan perbaikan nutrisi dan sistem pencernaan anak krusial demi capai target stunting 14,2% di 2029.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
SEJUMLAH ibu terlihat berkumpul di sebuah ruang dengan ukuran sekitar 7 x 5 meter dari keseluruhan bangunan dengan luas sekitar 63 meter persegi.
Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat dampak ekonomi program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama satu tahun, mulai dari pelibatan 46 ribu UMKM hingga penyerapan 780 ribu tenaga kerja.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved