Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah V Banjarbaru KLHK tengah melakukan inventarisasi keberadaan luas dan kepemilikan kebun sawit di Provinsi Kalimantan Selatan. Hal itu diakui Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan Rahmad Riansyah.
"Saat ini kami memang mendapat instruksi dari Dinas Kehutanan Provinsi untuk melakukan inventarisasi tentang keberadaan dan luasan sawit yang ada di dalam kawasan. Baik itu yang dilakukan PT maupun perorangan atau kelompok masyarakat. Saat ini kita melakukan identifikasi," ujar Rahmad kepada Media Indonesia, Rabu (6/4).
Dia mengatakan bahwa tim terpadu sudah dibentuk di tongkat provinsi. Sementara di tingkat kabupaten, pihaknya juga sudah bergerak mengumpulkan data kepemilikan kebun sawit.
Baca juga: Mengembangkan Teknologi Pemetaan Padang Lamun
Baca juga: Pesona Pernak-pernik dari Jambi
"Kami sudah melakukan penyuratan ke kepala desa untuk mendata kepemilikannya. Kan kalau luas kita bisa dengan analisa citra (satelit), bisa dengan peninjauan langsung. Yang susah ini kepemilikan," imbuhnya.
Menurut Rahmad, mengumpulkan data kepemilikan kebun sawit di kawasan hutan memang tidak mudah. Kebanyakan masyarakat beranggapan bahwa mereka memiliki SK sebelum adanya penetapan kawasan hutan.
"Kalau ada yang mengakui itu lahan mereka kita akan data juga legalitasnya sepeti apa. Akan kita bedakan dari usia tanaman terutama di atas 5 tahun dan di bawah 5 tahun," terangnya.
"Di atas 5 tahun itu akan dikaji tim terpadu, sedangkan di bawah 5 tahun itu akan kita usahakan kembali lagi menjadi kawasan hutan," lanjut Rahmad.
Dengan meningkatnua harga sawit, kata Rahmad, banyak warga yang mulai kembali menanam sawit di lahan mereka atau juga di kawasan. Untuk itu, dibutuhkan kerjasama dan koordinasi semua stakeholder dalam memastikan perlindungan kawasan hutan. (H-3)
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Douglas Soledo, jantan berusia 17 tahun, dan Robina, betina berusia 25 tahun telah melalui proses rehabilitasi panjang sebelum akhirnya dinyatakan siap kembali ke alam liar.
Fokus utama program ini adalah memutus rantai keterbatasan akses dengan menyediakan beasiswa prestasi dan pembiayaan studi profesi bagi para guru.
"Kami bukan menghadirkan cerita dari point of view (pov) korban makhluk mistis itu, melainkan kami angkat folklore sebagai akar dari Kuyang dengan emosi yang universal,"
MG resmikan dealer di Pontianak. Ini dealer kedua MG di Pulau Kalimantan sebagai perluasan layanan penjualan dan purnajual di Indonesia.
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved