Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PROSES adaptasi merupakan sebuah proses penyesuaian terhadap perubahan agar dapat disesuaikan dengan kondisi saat ini. Begitu halnya dengan media cetak. Saat ini, media cetak dianggap sudah mulai menunggu sunsetnya, namun bagaimana media cetak harus melakukan adaptasi jika ingin mempertahankan eksistensinya?
Direktur Pemberitaan media Indonesia Gardensius Suhardi menuturkan media cetak, khususnya Media Indonesia, terus menggunakan empat kata kunci untuk bertahan yaitu kreativitas, inovasi, kolaborasi, dan konvergensi.
"Media Indonesia bukan sekadar surat kabar, karena saat ini sudah merambah dalam dunia online dan e-paper pada kanal digital. Serta terus membangun sekoci bisnis yang masih relevan seperti PR media, publishing, dan sekolah jurnalistik," ujar Gaudens dalam acara ITB Studium Generale dengan tema “Media Cetak Menunggu Sunset, Benarkah?”
Baca juga: Industri Media Cetak di Mesir Kian Sekarat
Tidak hanya itu, lanjut Gaudens, Media Indonesia menerapkan adaptasi pandemi covid-19 bagi para pekerjanya dengan cara menerapkan bekerja dari rumah hingga saat ini, memanfaat teknologi, seperti zoom, untuk melakukan koordinasi dan juga membangun kolaborasi.
Media Indonesia juga sudah melakukan kolaborasi bersama Asosiasi Tradisi Lisan (ATL), NU Diaspora Luar Negeri (PCNU), PP Muhammadiyah, ITB, UGM, dan Festival Kopi yang juga bekerja sama dengan KLHK.
"Berbagai media cetak akan dibaca oleh para pembacanya jika para pelaku pers di dalamnya bekerja karena kepercayaan. Dalam pers, kepercayaan menjadi kunci yang utama demi menjaga eksistensi dan menjalin Kerjasama dengan berbagai pihak lainnya," jelas Gaudens.
Lalu, akankah media cetak menuju sunset? Jika reformasi melahirkan kebebasan pers maka pers akan terus bertumbuh bak cendawan di musim hujan dan kemajuan teknologi digital terus melahirkan media baru.
Gaudens menutup ceramahnya dengan sebuah kalimat yang menjadi penyemangat bagi para pelaku pers, “Memberi selalu mendapatkan hasil yang baik dan memberi tidak harus kaya. Berbuat baik tidak harus menunggu tamat kuliah, berbuatlah dari sekarang”.
Kalimat tersebut menjadi akhir dan menjadi kesimpulan bahwa media cetak masih bisa mencegah datangnya sunset dengan menjaga kualitas dan mengembangkan ide secara kreatif dan inovatif. (OL-1)
Menkomdigi Meutya Hafid menegaskan pers harus menjaga kepercayaan publik di tengah disinformasi dan AI. Kolaborasi media, pemerintah, dan platform digital jadi kunci ruang informasi sehat.
Sepanjang 2025, isu kemerdekaan pers, profesionalisme jurnalistik, serta keberlanjutan ekonomi media menjadi tiga persoalan utama yang saling berkaitan.
Media massa bisa semakin berperan sebagai duta literasi keuangan untuk membantu meningkatkan literasi, inklusi, dan pelindungan konsumen secara langsung di masyarakat.
WALI Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan pihaknya membutuhkan media massa untuk mengoptimalkan penginformasian kepada publik.
Broadcast: Jangkau audiens masif! Pelajari definisi, strategi, dan cara efektif sebarkan informasi secara luas. Raih perhatian maksimal!
Di tengah arus informasi yang begitu deras, generasi muda harus memiliki kemampuan literasi media yang kuat agar dapat mencerna informasi dengan cerdas.
Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali menggelar program Character Development Training (CDT) tahap 2 bagi mahasiswa baru angkatan 2025.
Mahasiswa juga diperkenankan mengambil jurusan magister lintas disiplin.
Indonesia memiliki keunggulan strategis karena karakter geografisnya sebagai negara maritim sekaligus kawasan cincin api
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Para mahasiswa ini akan melaksanakan berbagai program mulai 2-22 Februari 2026. Adapun pemberangkatan dilakukan dalam dua gelombang, pada 2 dan 11 Februari 2026.
Jumlah itu terdiri dari 942 mahasiswa Program Magister, 181 mahasiswa Program Doktor dan 896 mahasiswa Program Profesi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved