Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Bambang Hendroyono mewakili Menteri LHK melakukan penanaman pohon di UIN Raden Fatah.
Kegiatan penanaman yang bertajuk “Reduksi CO2 dan Tingkatkan Produksi Oksigen (Kontribusi Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca) untuk Keberlangsungan Lingkungan Hidup dan Kesejahteraan Umat Manusia” merupakan rangkaian perayaan hari lahir (harlah) Nahdatul Ulama (NU) ke-99.
Dalam kesempatan tersebut Bambang menyampaikan bahwa, penanaman pohon berkaitan erat dengan upaya pelestarian alam. Selain itu, penanaman pohon merupakan kegiatan yang mendukung dalam mengawal keberlanjutan lintas generasi dan menyelamatkan masa depan bangsa.
“Sebenarnya, saat kita menanam pohon, kita itu sedang menanam doa, menanam harapan, menanam kerja kita semuanya untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang," ujarnya.
Kegiatan penanaman yang berlangsung di area UIN Raden Fatah Palembang, kampus Jakabaring ini dilakukan di atas lahan berukuran lebih kurang 15 hektare dengan total jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 5000 bibit.
Bibit pohon yang ditanam diperoleh dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Musi KLHK. Beberapa jenis bibit pohon yang ditanam diantaranya pohon meranti, pulai, mahoni, sirsak, ketapang mini, turi, trembesi, dan bambang lanang.
Pada kesempatan tersebut, Rektor UIN Raden Fatah, Nyayu Khodijah menyampaikan terimakasihnya kepada Kementerian LHK yang sudah memberikan bibit pohon. Kegiatan penanaman merupakan wujud komitmen untuk mendukung gerakan dekarbonisasi Indonesia tahun 2060.
“Penanaman pohon ini menjadi tanggung jawab kita semua karena kita berkeinginan tentu generasi berikutnya adalah generasi yang bisa hidup dengan sehat salah satunya membutuhkan oksigen yang cukup, air bersih, dan sebagainya, dan itu harus di dukung dengan pohon-pohon yang kita tanam hari ini,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya berharap agar penanaman ini dapat memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang. “Dengan yang kita lakukan hari ini kita berharap pohon yang kita tanam bisa tumbuh dengan subur dan lebih lagi akan memberikan hasil yang akan datang dan insya Allah jadi amal jariyah kita,” ungkap Nyayu. (Ata)
Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Dr. Hanif Faisol Nuroqif, di tengah ancaman kepunahan berbagai satwa endemik, penyelamatan keanekaragaman hayati adalah prioritas
Volume besar itu tentunya memperparah tekanan terhadap lahan seluas 142 hektar yang sudah menampung sampah Ibu Kota selama lebih dari tiga dekade.
Dunia saat ini tengah menghadapi tiga ancaman serius yang disebut “Triple Planetary Crisis” oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pemerintah tekankan komitmen industri jalankan EPR demi kelola sampah plastik. Target 100% pengelolaan tercapai pada 2029 lewat kolaborasi multi-pihak.
KLHK melalui Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) menyegel empat perusahaan yang diduga terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
‘’Kolaborasi, termasuk dengan kerja sama dengan pihak swasta menjadi kunci untuk membangun sistem pengelolaan sampah yang efektif, bernilai ekonomis dan ramah lingkungan,”
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved