Kamis 03 Maret 2022, 10:35 WIB

Penurunan Stunting 3% Perlu Keterlibatan Semua Pihak

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Penurunan Stunting 3% Perlu Keterlibatan Semua Pihak

ANTARA/ Mohamad Hamzah
PENCEGAHAN STUNTING: Petugas mendata balita untuk mendapatkan makanan tambahan dan vitamin di Taman GOR Palu, Palu, Sulawesi Tengah.

 

MENTERI Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan penanganan stunting di Indonesia sudah menunjukan hasil yang cukup baik. Dia memaparkan, prevalensi stunting di Indonesia telah mengalami penurunan dari 27,6 persen pada 2019 menjadi 24,4 persen pada 2021.

Menurut Muhadjir, untuk mencapai target penurunan stunting 3 persen per tahun harus melibatkan kerja keras semua pihak. Mulai dari pemerintah pusat lintas sektoral, pemerintah daerah, serta organisasi kemasyarakatan. "Tentu itu tidak bisa kita tangani dengan sambil lalu. Untuk bisa mencapai 3 persen harus kerja keras habis-habisan, mengerahkan tenaga, energi kita untuk menanggulangi stunting," kata Muhadjir, Kamis (3/3).

Muhadjir menyampaikan apabila target penurunan stunting sebesar 14% tercapai pada 2024, maka pada 2045 akan lahir generasi-generasi emas yang sehat bebas dari stunting, dan lebih cerdas dari generasi sebelumnya.

"Dan itulah start awal untuk membangun Indonesia maju ke depan dengan dinakhodai oleh anak-anak yang segar, yang betul-betul hebat karena secara fisik mentalnya bagus. Saya yakin di tahun Indonesia Emas itu akan lahir generasi yang berwawasan yang punya kemampuan dibanding generasi sebelumnya," ujarnya.

Presiden Joko Widodo telah menargetkan angka stunting menjadi 14 persen pada 2024. Untuk mengejar target itu, maka kata dia, penanganan stunting pada 2 tahun ke depan harus turun sebesar 3 sampai 3,5 persen per tahun.

"Kalau dalam keadaan covid-19 yang babak belur ini kita masih bisa mencapai penurunan 1,7 persen per tahun. Maka untuk capai penurunan 3 persen kita tinggal berupaya menambahkan lagi 1,3 persen. Jadi Insya Allah bisa kita lakukan asalkan covid-19 bisa tertangani," pungkasnya. (H-1)

 

Baca Juga

Antara

Covid-19 Kembali Naik, Perketat Prokes dan Gencarkan 3T

👤Mediaindonesia 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:45 WIB
Saat ini 81% varian kasus covid 19 di Indonesia adalah dengan jenis Omicron BA.4 dan BA.5, dan 100% kasus di Jakarta merupakan varian...
Dok. Pullman Jakarta Indonesia

Semarakkan Libur Sekolah, Pullman Jakarta Hadirkan Shcolo HoliYay

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:11 WIB
Pullman Jakarta mengadakan berbagai aktivitas menarik bersama tim di Pullman Jakarta Indonesia seperti cooking class, kokoru activities dan...
MI/Dwi Apriani

94 Ribu Dosis Vaksin PMK Tiba di Bandara Soetta

👤Hendrik 🕔Senin 04 Juli 2022, 14:50 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, vaksin PMK yang telah tiba ini diperuntukan sebagai upaya pencegahan dari penyakit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya