Kamis 24 Februari 2022, 17:15 WIB

Akademisi Sebut Konsep Pentaheliks Bisa Berhasil jika Sinergi Kuat

mediaindonesia.com | Humaniora
Akademisi Sebut Konsep Pentaheliks Bisa Berhasil jika Sinergi Kuat

Ist
Guru Besar Psikologi Politik dari Universitas Indonesia Prof Dr Hamdi Muluk MSi

 

GURU Besar Psikologi Politik dari Universitas Indonesia Prof Dr Hamdi Muluk MSi mengatakan penerapan konsep pentaheliks atau multipihak dalam penanggulangan terorisme bisa berhasil asal sinerginya saling terhubung dan kuat.

"Konsep (pentaheliks) ini, saya optimistis itu akan berjalan dan berhasil. Gagasannya sudah cukup dan sudah sebagaimana yang seharusnya," kata Hamdi seperti dilansir Antara di Jakarta, Kamis (24/2).

Konsep pentaheliks yang dicanangkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggunakan seluruh potensi dalam membentuk kekuatan nasional melawan ideologi radikalisme dan terorisme. Pentaheliks merangkul lima elemen bangsa, yakni kementerian dan lembaga pemerintah non-kementerian (K/L) pusat dan daerah, berbagai komunitas masyarakat (organisasi kemasyarakatan, pelaku seni dan budaya), akademisi, dunia atau pelaku usaha (Badan Usaha Milik Negara maupun swasta), serta media.

Dia menilai konsep pentaheliks memiliki banyak kelebihan, di antaranya berperan menghubungkan kelima komponen penting tersebut di masyarakat, dalam rangka pencegahan paham radikal terorisme. Hal itu diharapkan mampu mempersempit ruang gerak kelompok radikal terorisme.

"Jadi memang bagusnya lima komponen pentaheliks itu nyambung dan bisa bersinergi satu sama lain, sehingga ruang gerak dari kelompok radikal terorisme akan semakin sempit," jelasnya.

Hamdi mengamati pola pergerakan kelompok radikal terorisme secara masif dapat masuk ke dalam berbagai sektor vital, seperti pemerintahan maupun lembaga pendidikan.

"Mereka (teroris) ini militan, ekstrem dan totalitas selama 24 jam dalam seluruh aktivitasnya. Mereka menyusup dan ber-strategi masuk ke berbagai lini, termasuk ke lembaga negara, organisasi masyarakat, lembaga pendidikan, dan sebagainya," jelasnya.


Baca juga: Pola Pembelajaran yang Adaptif Butuh Keterlibatan Seluruh Elemen Pendidikan


Fakta bahwa kelompok radikal menyusup hingga ke lingkungan pendidikan, menurut dia, juga bukan hal baru dalam studi bidang terorisme. Dia mengatakan hal tersebut berkaitan dengan kondisi energi dari kelompok radikal yang besar secara psikologis, serta memiliki daya tahan dan ketangguhan atau resilience tinggi dalam mewujudkan misi jangka panjangnya.

"Jadi, tidak usah heran kalau survei yang pernah dilakukan oleh BNPT ataupun survei yang dilakukan pihak lain terhadap masjid atau pesantren. Kalau orang yang sudah studi ke kelompok radikal atau ekstrem, tentunya (temuan) itu adalah hal yang biasa," ungkapnya.

Meskipun berdasarkan data mengenai jumlah kelompok radikal ini masih minoritas, lanjutnya, namun hal itu tetap penting untuk mewaspadai kelompok sempalan tersebut.

"Meskipun mereka cuma kelompok sempalan, tapi kalau dibiarkan tentunya bisa membesar dan menjadi masalah serius, yang dapat membahayakan keberlangsungan bangsa. Harus terus diwaspadai, jangan sampai dibiarkan," tegasnya.

Oleh karena itu, dalam rangka menyukseskan kebijakan penerapan konsep pentaheliks, penting bagi BNPT untuk menyamakan persepsi bersama kelima komponen tersebut. Selain itu juga untuk membangun kesadaran bersama terkait masalah radikal terorisme yang menjadi urgensi dan ancaman bersama.

"Konsep pentaheliks ini akan berhasil sepanjang persepsinya disamakan terlebih dahulu di antara lima komponen tersebut, termasuk juga sense of urgency-nya," ujarnya. (Ant/S-2)

 

Baca Juga

Dok. Fresh Market Bintaro

Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Fresh Market Bintaro Gelar FMB IN ACTION untuk Pegiat Fotografi

👤Mediaindoneesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:36 WIB
Acara ini diharapkan dapat menjadi salah satu wadah bagi para penggemar fotografi untuk mengembangkan kemampuanya dalam dunia...
Antara/str-Nym. Budhiana.

Mengenal Teknik Pointilis pada Seni Rupa dan Langkah-langkah Membuatnya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:32 WIB
Salah satu teknik menggambar yaitu pointilis. Apa itu pointilis? Berikut penjelasannya.Salah satu teknik menggambar yaitu pointilis. Apa...
Mi/VICKY GUSTIAWAN

Bergerak Bersama Melestarikan Hutan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 16 Agustus 2022, 16:05 WIB
Membangun lingkungan hidup sama artinya dengan membangun Indonesia. Tugas itu tentu tidak bisa dilakukan sendirian. Karena itu, sekali lagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya