Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bekerja sama dengan Naganaya Indonesia siap menghadirkan riset dan teknologi kebencanaan dalam ajang Indonesia International Disaster Expo & Conference (IIDEC) 2021 secara virtual.
Kegiatan akan berlangsung dari 8 –15 Desember 2021. IIDEC 2021 digelar gratis tanpa dipungut biaya. Informasi lebih lanjut terkait informasi pameran, agenda konferensi, serta pendaftaran pengunjung dapat melalui laman www.iidec.id.
Ketua Panitia IIDEC 2021 sekaligus Perekayasa/Peneliti BRIN, Joko Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D menjelaskan, melalui International Conference dengan tema "Riset, Teknologi, dan Industri Penanggulangan Bencana" kegiatan ini diharapkan akan menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan pengurangan dan mitigasi risiko bencana.
"Para pemangku kepentingan dapat merumuskan serta membangun ekosistem riset teknologi yang tepat guna dalam mendukung program reduksi resiko bencana di Indonesia pada khususnya dan dalam tatanan global pada umumnya, serta didukung oleh peran serta BUMN dan Swasta untuk memanfaatkan hasil riset untuk dikembangkan sebagai Industri kebencanaan yang mandiri," tandasnya, Selasa (7/12).
Di sisi lain, sambung Joko, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tentang bahaya alam dan mekanisme penanggulangan terkait bencana telah memungkinkan selama beberapa tahun terakhir untuk memperkenalkan perubahan signifikan dalam pendekatan terpadu.
Kegiatan ini akan menghadirkan Kementerian, Badan Nasional, BUMN, industri, asosiasi, penyedia teknologi, Lembaga R&D, konsultan dan akademisi, yang akan berdiskusi dalam kegiatan konferensi selama dua hari acara dan menampilkan produk dan solusi kebencanaan terkini dalam format pameran virtual.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kepala Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana, Mulyo Harris Pradono, mengatakan, Pusat Teknologi Reduksi Risiko Bencana (PTRRB) adalah salah satu pusat di bawah naungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang diberikan tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan pengkajian dan penerapan di bidang teknologi reduksi risiko bencana.
Director Naganaya Rafidi Iqra sebagai organiser acara menerangkan bahwa IIDEC 2021 tidak hanya akan membahas solusi, tetapi juga memberikan beragam insight dan pengetahuan seputar perkembangan teknologi kebencanaan dan penerapannya dimasa mendatang.
"Seluruh stakeholder sektor kebencanaan di Indonesia termasuk perusahaan penyedia teknologi dan solusi, bersama dengan 30 lebih pembicara nasional dan internasional akan berdiskusi tentang topik terkini, mengeksplorasi pemikiran dan membahas teknologi serta solusi percepatan antisipasi dan penanganan bencana di masa mendatang,” tandasnya. (OL-8)
Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
PROBLEM perundungan di ruang pendidikan tampaknya selalu berulang dan hadir.
Nasir Djamil mengatakan sangat tidak layak dan patut seorang aparatur sipil negara yang bekerja untuk pengembangan ilmu dan pengetahun mengeluarkan kata-kata yang bernada ancaman tersebut.
Kemitraan ini dilakukan untuk mendukung keseriusan Indonesia dalam menggunakan teknologi reaktor modular kecil (small modular reactor/SMR) untuk memenuhi tujuan keamanan energi dan iklim.
ANGGOTA Komisi VII DPR RI, Mulyanto, prihatin mengetahui anggaran riset nasional tahun 2023 yang akan dikelola Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) hanya Rp2,2 triliun.
BRIN mendapatkan anggaran riset sebesar Rp6,4 triliun untuk tahun ini.
ANGGARAN riset nasional tahun 2023 hanya Rp2,2 triliun dan menjadi yang terendah sepanjang sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved