Kamis 07 Oktober 2021, 15:46 WIB

Badan POM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Zifivax

Mediaindonesia.com | Humaniora
Badan POM Keluarkan Izin Penggunaan Darurat Vaksin Zifivax

Medcom.id
Zifivax

 

Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Zifivax asal Tiongkok.

"Pada hari ini Badan POM kembali menginformasikan, telah diberikannya persetujuan terhadap satu produk vaksin covid-19 yang baru dengan nama dagangnya adalah Zifivax," ujar Kepala Badan POM Penny K. Lukito dalam konferensi pers izin EUA Vaksin Zifivax yang diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (7/10).

Ia mengemukakan, vaksin Zifivax dikembangkan dan diproduksi oleh Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical, dan dikembangkan di Indonesia bekerja sama dengan PT JBIO dengan platform rekombinan protein sub unit.

"Efikasi vaksin ini mencapai 81,71 persen yang dihitung mulai tujuh hari setelah mendapatkan vaksinasi lengkap," paparnya.

Kemudian, lanjut dia, efikasi mencapai 81,4 persen bila dihitung sejak 14 hari setelah mendapatkan vaksinasi lengkap tiga dosis.

Ia menambahkan, efikasi berdasarkan sub grup analisis populasi dewasa usia 18-59 tahun sebesar 81,5 persen. Untuk populasi lanjut usia di atas 60 tahun ke atas sebesar 87,6 persen.

"Vaksin ini diberikan sebanyak tiga kali suntikan secara intramuskular (IM) dengan interval pemberian satu bulan dari penyuntikan pertama ke penyuntikan berikutnya," kata Penny.

Ia menambahkan, dosis vaksin yang diberikan pada setiap kali suntikan adalah 25 mcg (0,5 mL).

Sebagaimana vaksin pada umumnya, vaksin ini memerlukan kondisi khusus untuk penyimpanannya, yaitu pada suhu 2-8 derajat Celcius. "Saya kira ini rentang yang cocok untuk negara tropis seperti Indonesia," ujar Penny.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan, persetujuan EUA itu diberikan setelah dilakukan serangkaian uji pre-klinik dan uji klinik untuk menilai keamanan, imunogenisitas, dan efikasi dari Vaksin Zifivax.

EUA ini, lanjut dia, juga diterbitkan setelah melalui pengkajian secara intensif oleh Badan POM bersama Tim Komite Nasional Penilai Khusus Vaksin Corona Virus Disease 2019 (covid-19) dan ITAGI terkait dengan keamanan, efikasi, dan mutu vaksin.

"Kami kembali menyampaikan apresiasi kepada Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin covid-19 dan ITAGI atas kerja samanya yang memungkinkan vaksin ini segera rilis ke masyarakat," katanya.

Vaksin Zifivax adalah jenis vaksin covid-19 ke-10 yang dapat digunakan di Indonesia. (Ant/OL-12)

Baca Juga

organicfacts.net

Dua Dokter Berkolaborasi Mengubah Standar Kecantikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 21:28 WIB
Kami ingin mengubah sudut pandang orang nggak ada yang instan dan cantik nggak harus...
ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Lima Provinsi Penyumbang Kasus Harian Covid-19 Terbanyak

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 21:10 WIB
DKI Jakarta menjadi provinsi penyumbang kasus terbanyak dengan jumlah 104 orang. Terdiri dari 92 kasus penularan lokal dan 12 kasus dari...
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

Banyak CPNS Mengundurkan Diri, Sosiolog: Lulusan Terbaik Enggan jadi PNS

👤Indriyani Astuti 🕔Sabtu 28 Mei 2022, 19:58 WIB
Budaya kerja birokrasi yang penuh penyimpangan anggaran serta sistem karir yang politis dan kolusi juga menurutnya menjadi faktor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya