Sabtu 25 September 2021, 09:22 WIB

Dari Berbagi Seporsi Nasi, Berujung Jadi Gerakan yang Menginspirasi

Mediaindonesia.com | Humaniora
Dari Berbagi Seporsi Nasi, Berujung Jadi Gerakan yang Menginspirasi

Dok: Komunitas Warteg Nusantara
Aktivitas berbagi nasi dalam Program “Warteg Jaya Kembali” dan aksi Jumat Nikmat.

 

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali masih diperpanjang lagi guna menekan angka penularan COVID-19 di sisa penghujung tahun ini. Sepanjang penerapannya, PPKM telah berhasil menekan angka kasus harian hingga saat ini, namun di sisi lain, kebijakan ini pun juga menekan pendapatan dari berbagai sektor, termasuk salah satunya sektor kuliner, yang kerap tergerus hingga sebagian gulung tikar.

Di tengah situasi ini, Komunitas Warteg Nusantara (Kowantara) bergerak dan mendobrak keadaan dengan program rutinnya yang bertajuk Warteg Jaya Kembali. Sebuah program kolaborasi dengan perusahaan rintisan RumaTani, berbagi untuk masyarakat sekaligus juga membantu usaha warteg tetap berjaya di masa pandemi.

“Alhamdulillah, Program Warteg Jaya Kembali diapresiasi oleh Pemerintah. Kami perwakilan diundang ke istana untuk menyampaikan beberapa hal terkait UMKM, Presiden Joko Widodo pun mengabulkan salah satu permohonan kami terkait permodalan atau insentif selama PPKM ini.” Ujar Mukroni selaku ketua Kowantara, di lokasi, Jumat (24/9).

Uniknya proram yang sudah berlangsung satu bulan ini, juga menarik perhatian para influencer dari berbagai latar belakang. Seperti Katon Adjie @katon17adjie seorang atlet basket professional dari tim Pelita Jaya, Noella Sisterina @noellasisterina seorang presenter olahraga, Noel Ishak seorang pegiat sosial media, dan Fahri Azmi seorang pegiat sosial media yang turut peduli & ingin membantu para pemilik Warteg dan UMKM yang terdampak pandemi. Mereka bersama-sama bergerak untuk mengajak followersnya mendukung para pengusaha Warteg untuk terus dapat berbagi kepada masyarakat. Tidak tanggung-tanggung para influencer bersama RumaTani pun membuka donasi di platform Kitabisa.com.

“Donasi yang terkumpul, nantinya kita akan belikan paket nasi dan lauk di warteg, kemudian akan dibagikan gratis untuk masyarakat,” kata Katon Adjie yang hadir pada acara Jum’at Nikmat (24/9), Katon Juga menambahkan kalau dirinya turut prihatin pada pemilik warteg dan UMKM yang harus terancam gulung tikar selama masa pandemi ini.

Menurut Noella, Program “Warteg Jaya Kembali” dan aksi Jumat Nikmat Kowantara dan RumaTani merupakan aksi yang sangat mulia. “Bayangin deh, kita bisa berbagi bukan hanya ke masyarakat tapi juga turut menghidupkan kembali warteg-warteg yang tengah mati suri di masa pandemi ini” tutup Noela.

Melalui campaign “Warteg Jaya Kembali” dan aksi “Jum’at Nikmat”, masyarakat dapat ikut andil untuk saling bahu-membahu dalam situasi pandemi saat ini agar bisa bangkit kembali. “Gerakan ini sebenarnya bukan hanya soal donasi atau berbagi semata, kami di RumaTani melihatnya sebagai sebab utama yang dapat menjadi penggerak kebangkitan ekonomi Indonesia. Ekonomi kerakyatan yang dimulai dari skala mikro dan gotong-royong khas bangsa ini.” tutup Edwin Rahmat, CEO RumaTani. (OL-12)

Baca Juga

Antara

Raja Ampat dan Merangin Diusulkan jadi Unesco Global Geopark

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 14:05 WIB
INDONESIA berencana mengusulkan geopark Raja Ampat di Papua Barat dan Geopark Merangin di Jambi sebagai Unesco Global Geopark...
Ist/Youtube

Saat Pandemi Kesadaran Asuransi Naik, Prinsip Dasar Asuransi Perlu Dipahami

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 13:17 WIB
Ribuan korban jiwa melayang akibat pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat kembali mengkaji ulang cara pandang mereka terhadap...
MI/ADI KRISTIADI

Kemendikbud-Ristek Terus Berupaya Atasi Kedaruratan Guru

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 12:57 WIB
Kemendikbud-Ristek memberikan afirmasi 100 persen pada 2 kategori yakni guru honorer yang memiliki sertifikat pendidik dan guru honorer...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya