Minggu 12 September 2021, 14:45 WIB

Wapres: Waspadai Aksi Pompa Saham oleh Influencer

Emir Chairullah | Humaniora
Wapres: Waspadai Aksi Pompa Saham oleh Influencer

Dok Setwapres.
Wakil Presiden Maruf Amin.

 

WAKIL Presiden Ma’ruf Amin mengingatkan para anak muda yang mulai merintis investasi untuk tidak terjebak saham pompom atau aksi pompa melalui tokoh berpengaruh (influencer) tidak bertanggungjawab di media sosial. Karena mengandung risiko, Wapres meminta investor muda dan ritel juga harus meningkatkan pemahaman terhadap risiko-risiko yang ada.

“Jangan terjebak dengan produk keuangan yang naik karena adanya aksi pompa oleh sekelompok orang, atau saat ini marak dengan fenomena menggunakan influencer,” kata Wapres saat webinar mengenai Investasi Pasar Modal dalam Perspektif Islam, Sabtu (11/8).

Baca juga: KPPPA Berikan Bantuan Bagi Anak yang Terdampak Covid-19

Menurut Ma’ruf, pemahaman anak terhadap setiap bentuk instrumen dan risiko investasi merupakan keharusan. Anak-anak muda juga diminta memanfaatkan teknologi informasi dan digital yang berkembang pesat saat ini, sebagai sarana untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

“Dukungan teknologi digital yang memudahkan transaksi keuangan telah memberikan peluang bagi masyarakat untuk menjadi bagian pelaku pasar modal termasuk pasar modal syariah,” katanya.

Ma’ruf juga berharap anak-anak muda dari kalangan mahasiswa untuk mulai berinvestasi dari dini, dalam bentuk dan jumlah sekecil apapun. “Berinvestasi di perusahaan nasional, salah satu cara berpartispasi dalam memajukan perekonomian domestik,” jelasnya.

Ma’ruf mengakui, di tengah peningkatan jumlah investor dan ragam produk investasi syariah dewasa ini masih ada di antara masyarakat kita yang ragu berinvestasi di pasar modal syariah walaupun sudah ada fatwa DSN-MUI. “Oleh karena itu perlu sosialisasi dan edukasi yang intensif untuk meningkatkan literasi dan keyakinan masyarakat tentang kehalalan pasar modal syariah,” ujarnya.

Disebutkan, merujuk data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), sampai dengan Juni 2021, jumlah kepemilikan efek saham syariah berdasarkan Nomor Tunggal Identitas Pemodal atau Single Investor Identification (SID) sebanyak 991 ribu SID atau tumbuh 36,48% dalam waktu 6 bulan.

“Kendati tumbuh tinggi, namun jumlah SID kepemilikan efek saham syariah masih sekitar 18% dari total SID pasar modal yang mencapai 5,5 juta SID,” ungkapnya.

Menurut Ma’ruf, kenaikan signifikan dalam jumlah SID pasar modal syariah mencerminkan minat masyarakat berinvestasi di pasar modal syariah semakin tinggi.

“Namun jika dilihat dari potensi masyarakat Muslim Indonesia, tentu jumlah ini sangat kecil sekali, oleh karena itu melalui pemahaman dan literasi terhadap keuangan syariah sedari dini, dari usia pelajar dan mahasiswa tentu akan menjadi modal bagi pertumbuhan dan pengembangan pasar modal syariah di masa mendatang,” pungkasnya. (OL-6)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Manfaatkan Layanan Kesehatan ke Rumah Tetap Hemat tanpa Risiko

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 13:33 WIB
Untuk infus dan injectbooster, ada beberapa pilihan. Sebut saja inject booster vitamin C yang bermanfaat untuk kesehatan serta...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Indonesia Siap Kerja Sama dengan Siapa pun untuk Amankan Pasokan Vaksin Covid-19

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 13:08 WIB
Dose-sharing sangat penting dalam mengatasi situasi darurat pandemi saat ini apalagi saat pasokan vaksin global masih langka dan saat...
ANTARA/Raisan Al Farisi

Indonesia Kembali Terima Kedatangan Vaksin Dose-Sharing dari AS dan Prancis

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 17 September 2021, 13:00 WIB
Selain kedatangan vaksin bantuan dari negara-negara sahabat, pada hari ini, Indonesia juga kedatangan 5 juta dosis vaksin Sinovac yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Siap Bawa Pulang Piala Sudirman

 Terdapat empat pemain muda yang diharapkan mampu membuat kejutan di Finlandia.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya