Kamis 09 September 2021, 15:50 WIB

Sumatra Barat Jadi Pusat Penanggulangan Bencana di Regional Sumatra

M Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Sumatra Barat Jadi Pusat Penanggulangan Bencana di Regional Sumatra

Antara
Gempa di Padang, Sumbar, pada 30 September 2009 lalu.

 

PROVINSI Sumatra Barat akan diproyeksikan sebagai pusat penanggulangan bencana untuk regional Sumatera. Karena itu, DPR mendorong Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penanggulangan Bencana di Padang ditingkatkan statusnya menjadi Balai Besar Logistik dan Diklat BNPB.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanti mengatakan peningkatan status tersebut penting dilakukan karena untuk mengantisipasi ancaman bencana gempa dan tsunami di wilayah Sumatera.

"UPT BNPB Padang nantinya akan naik kelas menjadi Balai Besar Logistik serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) BNPB. Nantinya, gedung ini akan memiliki empat fungsi antara lain sebagai kantor kemudian sebagai gudang logistik untuk regional Sumatera,” ujar Yandri dalam keterangannya, Kamis (9/9).

Yandri mengungkapkan hal tersebut sudah mendapat persetujuan dari Menpan RB. Kedepannya, selain berfungsi sebagai Gudang logistik, juga akan menjadi tempat pelatihan khususnya untuk memperkuat sumber daya manusia dan sebagai Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) regional Sumatera.

Politisi Fraksi PAN ini menyampaikan beberapa persyaratan dari Menpan RB yang harus dipenuhi.

“Pertama, adanya lahan tanah dan bangunan. Kedua, adanya personil atau Sumber Daya Manusia. Ketiga, adanya aktifitas dan program. kedepannya Balai Besar akan dipimpin oleh pejabat setingkat direktur,” ungkap Yandri.

Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah menyebutkan alih status menjadi Balai Besar Logistik dan Peralatan tersebut akan menguntungkan masyarakat Sumbar kerena akan mempercepat penanganan bencana alam dan menjadi lebih baik lagi.

Dirinya mengatakan Pemerintah Provinsi Sumbar akan memberikan dukungan penuh untuk peningkatan fasilitas Balai Besar Logistik dan Peralatan BNPB di Padang. Salah satu bentuk dukungan tersebut yaitu melakukan penambahan hibah lahan.

Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, Lilik Kurniawan menuturkan alih aset UPT dan Pusdalops Penanggulangan Bencana menjadi Balai Besar Logistik dan Peralatan sudah dilakukan sehingga ke depan pengelolaannya akan langsung di bawah BNPB.

Selain Balai Besar Logistik dan Peralatan BNPB, di lokasi ini rencananya juga dikembangkan menjadi Pusdalog Regional serta pusat pendidikan dan pelatihan kebencanaan untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM). Untuk itu, BNPB masih membutuhkan tambahan hibah lahan sekitar dua hektare lagi agar pembangunan bisa lebih maksimal.

"Dengan adanya Balai Besar Logistik dan Peralatan Regional ini nantinya kesiapan SDM penanggulangan bencana di wilayah Sumatra akan lebih memadai dan profesional," kata Lilik.

Tentu juga mempersingkat jarak ketika terjadinya bencana di wilayah Sumatra. “Kalau terjadi bencana logistik bisa didorong dari sini. Tidak perlu menunggu dari Jakarta,” pungkasnya. (H-2)

Baca Juga

AFP

WHO Sebut Belum Ada Laporan Kematian Akibat Varian Omicron

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 16:35 WIB
WHO telah memperingatkan bahwa perlu waktu berminggu-minggu untuk menentukan seberapa menular varian...
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

21 Daerah Alami Peningkatan Kasus, Pemda Diminta Tingkatkan Pelacakan Kontak

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 14:56 WIB
Adapun, sejumlah daerah tersebut mengalami peningkatan kasus akibat klaster komunitas, mulai dari klaster sekolah, perkatoran, pasar, dan...
dok.mi

Apa Sih Hipotesis Itu? Ini Contohnya Biar Kamu Tau

👤Sofia 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 13:30 WIB
KITA seringkali mendengar kata hipotesis, tapi belum tau pasti apa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya