Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM donasi Chairity Indonesia 2016 berhasil menghimpun donasi total sebesar Rp5,330 miliar dari lima kursi utama yang dilelang. Kelima kursi itu karya seniman Ario & Ditta, Sri Astari Rasjid, Tatang Ramadhan Bouqie, Joko Pekik, dan Besrizal Besta.
Sepasang kursi hitam yang melambangkan dukungan bagi orang yang disayang dibutuhkan oleh penyandang kanker karya Ario & Dita mendapat nilai tertinggi sebesar Rp4 miliar dan diboyong Dato Sri Prof Dr Tahir. Kursi bernilai tertinggi kedua karya dubes Sri Astari Rasjid dibawa pulang mantan Kepala BIN Hendropriyono seharga Rp1 miliar.
Founder Chairity Indonesia 2016, Imis Iskandar, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung realisasi kegiatan donasi ini. Chairity menghadirkan 53 karya oleh 50 seniman, tidak hanya dari Indonesia, tetapi juga tiga seniman Singapura dan seorang asal Tiongkok.
“Saya bersyukur dapat dikenalkan dengan seniman-seniman maestro Indonesia yang telah membantu saya mewujudkan Chairity ini, meskipun ada 1-2 orang dari seniman itu yang sedang dalam kondisi kurang sehat,” ujarnya pada malam puncak donasi Chairity Indonesia 2016 yang berlangsung di Grand Ballroom Hotel Mercure, Jakarta, tadi malam.
Acara yang digagas Yayasan Kursi Putih itu menuai banyak respons positif. Imis menceritakan pertama kali dia melaksanakan kegiatan donasi melalui karya seni kursi pada 2012 di Singapura. Selanjutnya kegiatan serupa dilakukan setiap tahun di Singapura dan Kuala Lumpur.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa. “Saya berbahagia bahwa dari setiap forum yang berbagi tetesan harapan hidup pasti ada kebahagiaan yang tumbuh kembali. Kami beri apresiasi melihat terjalinnya kemitraan antara filantrop seniman dan inisiasi Yayasan Kursi Putih yang telah memberikan tetesan harapan hidup bagi penyandang kanker,” ujar Khofifah.
Chairity Indonesia 2016 berlangsung pada 1-24 April di Plaza Indonesia. Dari 25 kursi lainnya terkumpul Rp1 miliar. Sebanyak 23 kursi lain belum ditawar.
Seluruh hasil lelang akan disumbangkan kepada Yayasan Kanker DKI dan Yayasan Onkologi Anak Indonesia untuk membangun rumah singgah bagi pasien serta keluarga yang tengah menjalani pengobatan di pusat-pusat pengobatan kanker di Jakarta. (Try/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved