Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Putri Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KOPRI PKC PMII) DKI Jakarta, Agustini Nurur Rohmah mengapresiasi dan mendukung keputusan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa yang telah menghapus tes keperawanan dalam proses pemeriksaan kesehatan seleksi Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).
"Tes keperawanan yang dijadikan sebagai aspek penilaian rekrutmen sangat tidak relevan dengan fungsi dan pelaksanaan tugas sebagai prajurit TNI," jelas Agustini kepada media ini pada Rabu (11/8) malam.
Menurut Agustini yang akrab disapa Rima mengatakan, tes keperawanan yang sebelumnya pernah diberlakukan merupakan salah satu contoh praktik ketidakadilan gender yang berakar pada cara pandang negatif pada perempuan yang kerap tidak disadari karena muncul dalam tindakan yang diyakini baik, dan ilmiah oleh masyarakat.
Rima menyampaikan, tes keperawanan juga melenceng dari spirit ajaran Islam yang hadir untuk mengubah tradisi yang menistakan perempuan. Bahwa tingkat kecerdasan perempuan, kemampuan dan kecakapan, serta kepemimpinan perempuan tentu tidak bisa dinilai dari selaput dara. Perempuan akan tetap utuh menjadi manusia yang memiliki martabat dan hak untuk mempunyai kehidupan tanpa harus memperhitungkan ada atau tidaknya hymen (selaput dara). "Kopri PKC PMII DKI Jakarta memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada KSAD Jenderal Andika Perkasa atas kebijakan yang sangat memperhatikan aspek keadilan gender bagi perempuan," ujar Rima.
Rima menambahkan, Kopri PKC PMII DKI Jakarta juga sangat mendukung komitmen TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut untuk tidak lagi mempertimbangkan tes keperawanan sebagai salah satu aspek penilaian seleksi KOWAD. (RO/OL-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved