Sabtu 24 Juli 2021, 20:30 WIB

Potensi Cuaca Buruk, BMKG: Upaya Mitigasi Diteruskan ke Daerah

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Potensi Cuaca Buruk, BMKG: Upaya Mitigasi Diteruskan ke Daerah

ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo
Gelombang pasang melanda Pantai Sanur, Denpasar, Bali, Jumat (28/5/2021)

 

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini prakiraan hujan lebat disertai kilat dan angin kencang yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Indonesia.

Oleh karena itu, Kepala Pusat Informasi Perubahan Iklim BMKG Dodo Gunawan mengatakan pihaknya juga melakukan upaya mitigasi dan kerjasama terkait peringatan tersebut dengan otoritas di masing-masing daerah.

"Kerja sama ada. Kita di daerah punya unit-unit layanan yang meneruskan informasi ke pemda dan stakeholder lainnya," kata Dodo kepada Media Indonesia, Sabtu (24/7).

Baca jugaBNPB Minta BPBD Lakukan 8 Langkah Cegah Karhutla

Dia menambahkan cuaca ekstrem di musim kemarau juga berkemungkinan terjadi. Oleh karena itu diperlukan kewaspadaan terkait ancaman bencana yang akan terjadi di setiap wilayah.

"Cuaca ekstrem di musim kemarau sangat dimungkinkan terjadi. Oleh karenanya selalu pantau informasi BMKG yg selalu meng update perkembangan cuaca dan musim di seluruh indonesia," sebutnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi peringatan dini yang diunggah BMKG melalui laman www.bmkg.go.id, sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi hujan disertai kilat atau petir serta angin kencang masing-masing meliputi; Aceh antara lain di wilayah Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan sekitarnya.

Baca jugaLuas Karhutla 1 Januari-30 Juni 2021 Mencapai 52.479 Hektare

Di Sumatera Selatan di wilayah Musi Banyuasin, Musi Rawas, Empat Lawang, Pagaralam, Lahat, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, Ogan Ilir, Banyuasin, Palembang, Muara Enim. dan Musi Rawas Utara. Pada malam hari di wilayah Banyuasin, Muara Enim, Pagaralam, dan Lahat

Di Bengkulu di sebagian wilayah di Kabupaten Bengkulu Utara, Rejang Lebong, Kepahiang, Seluma, serta Bengkulu Selatan.

Lampung di wilayah Lambar, Lampura, Tanggamus, Pesibar, Lamteng, dan Way Kanan. Kemudian di Banten yakni wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur dan Selatan.

Di Jawa Barat di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Sukabumi, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Kuningan, Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, Kabupaten Pangandaran.

Selanjutnya di Kalimantan Utara di wilayah Lumbis, Sei Menggaris, Sembakung Atulai, Sesayap, Tulin Onsoi, Malinau, Tana Tidung, Lumbis Ogong, Tana Lia, dan Nunukan.  Sulawesi Tengah di wilayah Kota Palu, Sigi, Donggala, Parimo, Poso, Touna, Tolitoli, Buol, Morowali, Morowali Utara, Banggai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan Maluku di wilayah Kota Tual, Kabupaten Seram bagian Timur dan Maluku Tenggara. Kemudian, Papua berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di wilayah Ninati. (H-3)
 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO.

Lima Langkah Preventif Sebelum Izinkan Anak Jalani PTM

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 September 2021, 00:05 WIB
Dokter Spesialis Anak dr. Natasya Ayu Andamari, SpA memberikan sejumlah kiat tindakan pencegahan yang bisa dilakukan orang tua sebelum...
Antara/Galih Pradipta

Dampak Pandemi, Nadiem: Satu Generasi Kehilangan Hampir Setahun Pembelajaran 

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 28 September 2021, 23:55 WIB
"Anak-anak kemungkinan besar kehilangan antara 0,8-1,2 tahun pembelajaran. Jadi seolah-olah satu generasi kehilangan hampir setahun...
Dok. Pribadi

Tampil di Zakat Innovation Week, Rumah Kutub Paparkan soal Sedekah Minyak Jelantah 

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 September 2021, 23:37 WIB
ERSENYUM adalah singkatan dari Terima Sedekah Minyak Jelantah untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kawin Kontrak Rendahkan Perempuan

 Kawin kontrak masih ditemukan di Kabupaten Cianjur. Usia pernikahan hanya dua bulan dengan uang mahar Rp15 juta

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya