Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

1915: Jerman Perkenalkan Gas Beracun

History | BBC | Dok.mi
22/4/2016 07:25
1915: Jerman Perkenalkan Gas Beracun
(History | BBC | Dok.mi)

JERMAN mengejutkan pihak tentara Sekutu di sepanjang front barat dengan menembakkan lebih dari 150 ton gas klorin yang mematikan terhadap dua divisi kolonial Prancis di Ypres, Belgia.

Itu merupakan kali pertama serangan gas oleh Jerman dan mengakibatkan hancurnya garis Sekutu.

Asap beracun telah digunakan dalam peperangan sejak zaman kuno.

Pada 1912 Prancis menggunakan gas air mata dalam operasi polisi.

Pada Perang Dunia I, Jerman menempatkan beberapa tabung gas air mata kecil yang ditembakkan di Neuve Chapelle, Prancis, tetapi tidak mengenai pasukan Sekutu.

Pada Januari 1915, Jerman menembakkan peluru berisikan xylyl bromida, gas yang lebih mematikan, kepada pasukan Uni Soviet di Bolimov, front timur.

Karena musim dingin, sebagian besar gas membeku, tetapi Rusia melaporkan lebih dari 1.000 personel tewas akibat senjata tersebut.

Sejak Perang Dunia II, senjata kimia hanya digunakan dalam beberapa konflik, seperti konflik Yaman 1966-1967 dan Perang Iran-Irak 1980-1988.

Pada 1993, sebuah perjanjian internasional melarang produksi, penimbunan (setelah 2007), dan penggunaan senjata kimia.

Perjanjian itu mulai berlaku sejak 1997 dan telah diratifikasi 128 negara. (History | BBC | Dok.mi)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya