Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Alat Resusitasi Minim

Mut
15/4/2016 03:40
Alat Resusitasi Minim
(ANTARA/Fiqman Sunandar)

ANGKA kematian bayi baru lahir dan bayi usia neonatal 0 sampai 28 hari di Indonesia masih tergolong tinggi. Hasil survei Balitbang Kesehatan pada 2014 menempatkannya di urutan keempat dengan jumlah 4% dari 41.590 sampel yang diteliti di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Peneliti Kesehatan Soewarta Kosen mengatakan 60% bayi me­ninggal akibat asfiksia atau keadaan baru lahir tidak dapat ber­napas secara spontan atau teratur. “Kalau saja puskesmas punya alat resusitasi, pasti bisa menurunkan lebih dari separuh angka kematian bayi,” ujarnya dalam pertemuan ilmiah berkala di Jakarta, kemarin.

Soewarta mengungkapkan 10 tahun silam, peneliti dari Unpad menghasilkan alat resusitasi yang telah lulus uji dengan harga sekitar Rp100 ribu. Namun, karya anak bangsa itu urung di­se­bar­luaskan. “Kita sudah kasih ke program supaya dipakai di puskesmas, tapi sampai sekarang tidak terpakai,” ujarnya. (Mut/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya