Senin 03 Mei 2021, 15:08 WIB

Doni Monardo: Larangan Mudik Keputusan Politik Negara

Dhika kusuma winata | Humaniora
Doni Monardo: Larangan Mudik Keputusan Politik Negara

ANTARA FOTO/Rony Muharrman
Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo

 

KETUA Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menegaskan larangan mudik yang diumumkan Presiden Joko Widodo sebagai keputusan politik negara. Doni berpesan agar semua pejabat baik pusat maupun daerah untuk satu semangat terkait larangan mudik demi mencegah potensi kenaikan kasus covid-19.

"Mohon kiranya narasinya adalah narasi tunggal. Tidak boleh ada pejabat mana pun yang berbeda narasinya dari narasi pusat. Ini adalah keputusan politik negara, kepala negara adalah Bapak Presiden Jokowi," kata Doni seusai rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (3/5).

Doni berpesan agar semua pihak menjalankan larangan mudik. Pemerintah tak ingin kejadian lonjakan kasus signifikan terulang seperti pada Idulfitri tahun lalu.

"Kalau kita biarkan seperti tahun lalu kita terlambat memberikan pengumuman (larangan mudik) maka akan tejradi peningkatan kasus 93% diikuti juga angka kematian yang relatif tinggi," ucapnya.

Baca juga: Kerumunan Horor di Tanah Abang

Doni mengatakan setelah larangan mudik tahun ini diumumkan, masih ada sekitar 7% masyarakat yang nekat akan kembali mudik. Bahkan, imbuh Doni, sebagian sudah ada yang ke kampung halaman.

"Masih ada 7% yang nekat akan kembali mudik bahkan sebelum Ramadan sudah ada yang kembali ke kampung halaman untuk melakukan berbagai macam aktivitas," ujarnya.

Meski secara nasional saat ini tidak terjadi lonjakan besar, Doni menyebut hampir semua provinsi di Pulau Sumatra mengalami kenaikan kasus baik kasus aktif dan angka kematian. Dia pun mewanti-wanti para kepala daerah untuk mencegah lonjakan kasus.

"Kepada seluruh pejabat di Pulau Sumatra untuk betul-betul evaluasi secepat mungkin. Jangan sampai terlambat karena ketika terlambat melakukan pengetatan dan melakukan pencegahan maka kasus eksponensial akan tidak terkontrol seperti pernah terjadi di Jakarta pada bulan September dan Oktober tahun lalu," imbuh Doni.(OL-4)

Baca Juga

DOK KEMENSOS

Ciptakan Lingkungan Bebas Sampah,Karang Taruna Cibinong Sulap Kali

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 17:54 WIB
Kemensos memberikan apresiasi dan dukungan bantuan untuk salah satu Karang Taruna di Kecamatan Cibinong sebesar...
Antara

Pemerintah Lakukan Penyaringan Pemudik di Bakauheni dan Gilimanuk

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 17:05 WIB
Sebab, dua pelabuhan tersebut menjadi penghubung antarwilayah. Pemudik yang tidak bisa menunjukkan surat bebas covid-19, harus menjalani...
DOK KEMENSOS

Tahun 2021, Kemensos Targetkan Berdayakan 2.500 KK Warga KAT

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 15:12 WIB
Program perekaman data agar warga KAT mendapatkan dokumen kependudukan (KTP dan KK), sudah dimulai Kemensos sejak Juli...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya