Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Makanan Ilegal Rp18 Miliar Disita

Try
13/4/2016 02:36
Makanan Ilegal Rp18 Miliar Disita
(MI/RAMDANI)

MAKANAN ilegal senilai lebih dari Rp18 miliar disita dalam Operasi Opson V. Makanan yang dimaksud tanpa izin edar, kedaluwarsa, dan mengandung zat berbahaya boraks dan formalin.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Roy A Sparringa mengatakan perdagangan produk makanan ilegal menjadi perhatian Interpol karena berimplikasi juga pada penggelapan pajak dan pencucian uang. "Namun, implikasi tidak hanya pada sektor ekonomi, tetapi juga segi kesehatan," ujarnya dalam konferensi pers Temuan Operasi Opson V di Jakarta, kemarin.

Opson V merupakan operasi global di bawah koordinasi Interpol, bekerja sama dengan Badan POM, Mabes Polri, Bea dan Cukai, serta polda setempat untuk memberantas kejahatan terorganisasi di balik perdagangan makanan ilegal.

Operasi yang dilakukan pada Januari-Februari lalu ini melibatkan 13 balai besar dekat pelabuhan laut dan udara sebagai pintu masuk barang impor dan perbatasan negara, di antaranya Aceh, Medan, Pekanbaru, Jambi, Pangkal Pinang, Jakarta, Surabaya, Denpasar, Pontianak, Samarinda, Makassar, dan Manado. Umumnya makanan ilegal itu diselundupkan melalui laut memanfaatkan nonpelabuhan resmi.

"Total ada 4.557.939 item produk pangan ilegal dan 46 sarana yang digeledah. Terbesar yaitu makanan kemasan impor tanpa izin edar (TIE) sebesar 33 sarana (72%). Lalu pangan mengandung bahan berbahaya sebanyak 5 sarana (11%), pangan tidak memenuhi standar sanitasi & higiene sebanyak 5 sarana (11%), dan kedaluwarsa sebanyak 3 sarana (6%)," jabar Roy.

"Dari hasil investigasi dan penggeledahan kami di Bengkalis, Riau, didapatkan dua tersangka yang mengedarkan makanan ilegal, yaitu AG dan SKM. Namun, dua orang itu sudah lari keluar negeri," tukas Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan Hendri Siswadi. (Try/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Zen
Berita Lainnya