Sabtu 17 April 2021, 18:15 WIB

Kemenparekraf Fasilitasi Vaksinasi Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Fetry Wuryasti | Humaniora
Kemenparekraf Fasilitasi Vaksinasi Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif

Antara/Fikri Yusuf
Vaksinasi warga Ubud,B ali

 

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memfasilitasi vaksinasi bagi pelaku ekonomi kreatif sebagai salah satu upaya mempercepat pemulihan sektor ekonomi kreatif di tanah air. 

Vaksinasi dilakukan terhadap 126 pelaku ekonomi kreatif perwakilan dari berbagai sub sektor ekonomi kreatif, yakni pelaku film, musik, seni pertunjukkan dan bioskop, televisi, radio serta event.

Kegiatan ini merupakan vaksinasi awal pelaku ekonomi kreatif dan akan dilanjutkan dengan program-program vaksin lain yang akan dilakukan secara bertahap baik oleh Pemerintah Pusat ataupun Pemerintah Daerah. Vaksinasi ini merupakan bagian dari dukungan pada percepatan distribusi vaksinasi masyarakat, terutama lansia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan kementerian/ lembaga dan pihak swasta untuk melakukan akselerasi agar para pelaku ekonomi kreatif bisa mendapat prioritas vaksin. 

“Kami mendukung agar pelaku sektor ekonomi kreatif terutama yang sifat pekerjaannya di luar rumah dan memiliki intensitas interaksi yang tinggi untuk segera mendapatkan prioritas vaksin," kata Sandiaga, saat meninjau pelaksanaan proses vaksinasi bagi pelaku ekonomi kreatif di Grha persahabatan, GKi Pondok Indah, Sabtu (17/4), melalui rilis yang diterima.

Dengan divaksinasinya para pelaku ekonomi kreatif (ekraf), diharapkan dapat membangkitkan kembali sektor ekonomi kreatif di tanah air. Sehingga para pelaku ekraf bisa kembali melakukan produksi dan beraktivitas, namun tetap dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin. 

Baca juga : Persiapan PON di Papua, Stok Vaksin Covid-19 Dipastikan Aman

Vaksinasi akan memberikan rasa lebih aman bagi pelaku ekonomi kreatif dan risiko terpapar Covid-19 lebih rendah. Rasa aman berkarya akan menjadi harapan kembali bangkitnya sektor ekonomi kreatif. 

"Kami mengharapkan vaksinasi ini dapat menjadi awal untuk kelanjutan vaksinasi bagi masyarakat pariwisata dan ekraf lainnya yang jumlahnya lebih dari 30 juta," kata Sandiaga. 

Ekonomi kreatif memiliki multiplier effect yang atau efek lanjut yang tinggi. Bergeraknya kembali sektor ekonomi kreatif dapat memberi harapan baru bagi momentum bangkitnya perekonomian Indonesia. 

"Banyak karya dari pelaku ekonomi kreatif merupakan kebutuhan masyarakat dalam melakukan aktivitasnya di masa pandemi, terutama kebutuhan akan informasi dan hiburan," kata Sandiaga. 

Selain vaksinasi, Menparekraf juga tengah mengkaji berbagai stimulus yang dapat diberikan kepada insan perfilman mulai dari sisi produksi, distribusi hingga pemasaran bersama dengan industri agar benar-benar dapat memberikan dorongan yang tepat manfaat dan tepat sasaran. 

"Kami berharap kegiatan vaksinasi ini bisa menjadi awal untuk program vaksinasi pelaku ekraf lainnya yang berjumlah lebih dari 30 juta masyarakat pelaku ekraf di tanah air secara bertahap,” kata Sandiaga. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/dokumentasi pribadi

KH Embay Mulya Syarief: Islam Agama Peduli Sosial

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 10 Mei 2021, 02:39 WIB
KH Embay Mulya Syarief mengatakan bahwa sesungguhnya Islam adalah agama yang sangat menekankan kasih sayang dan peduli...
ANTARA/SISWOWIDODO

Survei: Kuliah Daring Cukup Efektif di Masa Pandemi

👤Faustinus Nua 🕔Minggu 09 Mei 2021, 19:12 WIB
Dari 1.342 mahasiswa yang menjadi responden, 53,5% di antaranya menyatakan sistem perkuliahan...
MI/Ramdani

Jelang Idul Fitri, Polri Minta Pengelola Mal Antisipasi Kerumunan

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Minggu 09 Mei 2021, 17:51 WIB
"Jika terjadi kerumunan massa di pusat perbelanjaan, yang bertanggung jawab itu ya pengelola pusat perbelanjaan tersebut," papar...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Berharap tidak Ada Guncangan Baru

LAPORAN Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan ekonomi Indonesia pada triwulan I 2021 tumbuh di angka -0,74% (year on year/yoy).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya