Rabu 03 Maret 2021, 23:52 WIB

Sejumlah Cendekiawan Gelar Simposium Bedah Tantangan Bangsa

Syarief Oebaidillah | Humaniora
Sejumlah Cendekiawan Gelar Simposium Bedah Tantangan Bangsa

Ilustrasi
Simposium virtual

 

TANTANGAN bangsa Indonesia kedepan, ternyata tetap menarik untuk dibahas terutama pada ruang akademik. Forum 2045 memastikan akan membedah tantangan tersebut lewat simposium yang digelar selama tiga hari mulai, Minggu (7/3).

Simposium nasional bertajuk Memajukan Kesejahteraan Umum itu diyakini dapat menjadi visi utama yang ingin dicapai pada tahun 2045 sekaligus untuk mewujudkan cita-cita kebangsaan yang tertera pada Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Menurut panitia simposium Untoro Hariadi, dipilihnya tema Memajukan Kesejahteraan Umum bukan hanya karena term tersebut termuat di dalam teks Pembukaan UUD 45, melainkan diyakini itulah “yang ideal” yang hendak dicapai bangsa.

‘’Kesejahteraan umum, tentu tidak perlu dipersempit hanya dalam pengertian ekonomi, melainkan harus dibebaskan agar dapat kembali kepada pengertiannya yang lebih luas dan dalam, yakni keadaan bangsa yang sepenuhnya terbebas dari segala ciri kolonial yang merendahkan martabat manusia dan bangsa,’’ katanya, Rabu (3/3).

Ia menjelaskan, ibarat sebuah kapal besar, bangsa ini hendak berlayar, tentu dibutuhkan kejelasan lokasi yang hendak dituju, rute dan keseluruhan informasi tentang keadaan selama perjalanan, termasuk cuaca.

Baca juga : Pemerintah Indonesia Komitmen Fokus Tuntaskan Stunting

‘’Dengan demikian, pengetahuan (tentang segala sesuatu), merupakan hal yang mutlak ada, dan bahkan harus terus dikembangkan, mengingat keadaan yang terus bergerak dinamis,’’ papar Untoro.

Ditambahkannya, simposium dikemas dengan tujuan. Pertama, melalui ruang akademik dimana masalah-masalah mendasar bangsa dikaji dengan pendekatan ilmiah, sehingga masalah yang ada menjadi lebih terbuka dan dimungkinkan untuk ditemukan jalan keluarnya.

Kedua, simposium memungkinkan terbangunnya jaringan pengetahuan di kalangan kaum intelegensia, diharapkan mampu memfasilitasi kaum intelegensia dalam memenuhi tanggungj awab intelegensia dan moral.

Ketiga, diharapkan dapat melebarkan akses publik terhadap pengetahuan kritis, yang memungkinkan publik luas ambil bagian secara akademik menyumbangkan pikiran-pikiran baru, yang diharapkan dapat memperluas partisipasi publik dalam memajukan kesejahteraan umum

Acara tersebut akan hadir, antara lain, Jaya Suprana (Budayawan), Sudirman Said (Ketua Institut Harkat Negeri), Prof. Samsul Rizal (Rektor Unsyiah), Dr. Ignas Kleden (Cendekiawan), Prof. Ni’matul Huda (profesor Hukum Tata Negara Universitas Islam Indonesia-UII), Cungki Kusdarjito, Ph.D. (Rektor Universitas Janabadra 2013-2018), Nursyahbani K (aktivis emansipasi wanita) , Prof. Armaidy Armawi (Guru Besar Universitas Gadjah Mada)., Prof Purwo Santoso (Guru Besar Universitas Gadjah Mada), Prof. Gusti M. Hatta (Menteri Riset dan Teknologi di Kabinet Indonesia Bersatu jilid II), Prof. M. Baiquni (Guru Besar Universitas Gadjah Mada), Prof Nurhayati Rahman (Penulis La Galigo, Guru Besar Universitas Hasanudin), Prof. Joni Hermana (Rektor ITS periode 2015 – 2019), dan Prof. M. Johannes S. (Rektor Universitas Pattimura). (RO/OL-2)

 

Baca Juga

Antara/Aji Styawan.

Undip masih Favorit Peserta UTBK-SBMPTN 2021

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 14 April 2021, 14:17 WIB
Tahun ini jumlah peserta UTBK di Undip sebanyak 25.302...
ANTARA/ Aditya Pradana Putra

Awas Siklon Tropis Surigae! BMKG Prediksi Berkembang Jadi Topan

👤Atalya Puspa 🕔Rabu 14 April 2021, 14:00 WIB
Kecepatan angin di utara Sulawesi dan sekitarnya diprakirakan akan terus meningkat secara bertahap hingga puncaknya pada 18 April...
Ist

Kaum Muda, Aktor Penting Toleransi Beragama dan Perdamaian

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 14 April 2021, 13:59 WIB
Webinar akan menghadirkan panelis dari 6 (enam) organisasi keagamaan di Indonesia, yaitu Islam, Katolik, Protestan, Hindu, Buddha, dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya