Kamis 25 Februari 2021, 00:12 WIB

Sandiaga Nobatkan Artis Lady Marsella Jadi Duta Satgas Toilet 

Ghani Nurcahyadi | Humaniora
Sandiaga Nobatkan Artis Lady Marsella Jadi Duta Satgas Toilet 

Dok. Pribadi
Lady Marsella jadi Duta Satgas Toilet Indonesia

 

ARTIS Lady Marsella dinobatkan menjadi Duta Satuan Tugas (Satgas) Toilet Indonesia. Adapun pembentukan Satgas Toilet Indonesia (STI) di berbagai wilayah Indonesia terus dikampanyekan oleh Sandiaga Uno sejak menjadi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  beberapa bulan lalu.

Lady Marsella yang dikenal sebagai artis dan pengusaha itu mengaku tersanjung dinobatkan sebagai Duta STI pada Jumat (20/2). lalu. Bahkan Sandiaga menegaskan akan menjadi Chief Toilet Officer dari STI.

“Alhamdulillah aku dipercaya menjadi Duta Satgas Toilet Indonesia, ini suatu anugerah dan kebanggaan tersendiri buat aku. Insya Allah aku akan jalankan tugas dan amanah sebagai Duta Satgas Toilet Indonesia dengan baik,” kata Lady Marsella pada Rabu (24/2).

Lady mengatakan, tugas yang akan dilakukannya adalah membenahi toilet di kawasan destinasi pariwisata Indonesia. Pihaknya juga mengajak komunitas disabilitas untuk mengikut kampaye kebersihan dan kelayakan serta kenyamanan untuk penyandang disabilitas.

Sementara itu, Ketum Satgas Toilet Indonesia Anthoney Lau mengungkapkan, dinobatkannya Lady Marsella sebagai Duta Satgas Toilet Indonesia, karena memiliki komitmen dan semangat tinggi untuk membenahi toilet di tempat pariwisata. Dia menyadari, toilet bisa menjadi salah satu sumber penyakit bila tidak terurus dengan baik, apalagi sekarang lagi pandemi Covid-19.

Karena itu, kebersihan toilet di tempat pariwisata sangat diperlukan agar para wisatawan bisa terbebas dari penyakit menular seperti diare maupun Covid-19. Harapannya, geligat ekonomi di tempat pariwisata bisa kembali tumbuh.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berkampanye betapa pentingnya menjaga kebersihan di toilet agar terbebas dari penyakit,” jelas Anthoney.

Baca juga : Penelitian Buktikan Inhalasi Hidrogen Bantu Pemulihan Pasien Covid

Satgas Toilet Indonesia resmi dibentuk sejak Minggu (7/2) lalu oleh Menteri Parekraf Sandiaga Uno. Satgas ini bakal bekerja di seluruh obyek pariwisata di Indonesia.

Langkah ini diambil demi menjaga kebersihan toilet dan secara tidak langsung menjaga reputasi pariwisata Indonesia. 

“Satgas Toilet Indonesia yang kami gagas merupakan konsep dari penyiapan destinasi wisata tidak hanya dari sisi infrastruktur yang terlihat tapi juga dari fasilitas penunjang berupa toilet,” kata Sandiaga berdasarkan keterangannya.

Sandiaga mengaku sudah melihat di beberapa destinasi pariwisata, mereka telah membentuk sendiri satgas toilet. Karena itu, Kemenparekraf akan menyerahkan kepada komunitas masing-masing untuk menjalankan satgas toilet dengan seragam coklat. 

Kata dia, mereka disebut sebagai pasukan coklat untuk membentuk menciptakan destinasi wisata yang bersih, sehat, dan aman. 

“Saya nanti akan jadi Chief Toilet Officer, nanti saya punya Deputi Satgas Toilet di setiap destinasi pariwisata di Indonesia. Ini yang kita harapkan untuk dijaga dan dirawat betul toiletnya sesuai dengan standar bermutu untuk menerima pariwisata mancanegara dan lokal,” imbuhnya. (RO/OL-7)

Baca Juga

AFP/Roslan RAHMAN

Singapura Bisa Jadi Contoh Tekan Covid-19

👤Siswantini Suryandari 🕔Selasa 13 April 2021, 06:58 WIB
Selain larangan mudik, aturan yang ketat harus ditegakkan agar Indonesia bisa menuju zero covid-19 seperti dialami Singapura saat...
Ist

Bantuah Artha Graha Peduli ke Kupang Distribusiksn ke Sabu

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 05:20 WIB
Bantuan dari Artha Graha Peduli diterbangkan dengan helikopter milik BNPB dari Maumere ke  Sabu Raijua Kupang pada Sabtu...
ANTARA/OKY LUKMANSYAH

Masyarakat Diminta Jangan Khawatirkan Efikasi Vaksin

👤Budi Ernanto 🕔Selasa 13 April 2021, 04:34 WIB
Pemerintah akan memberikan yang terbaik bagi rakyatnya terkait vaksin...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya