Selasa 23 Februari 2021, 12:15 WIB

Studi: Covid-19 Dapat Menyebabkan Kerusakan Mata

Zubaedah Hanum | Humaniora
Studi: Covid-19 Dapat Menyebabkan Kerusakan Mata

CDC
Ilustrasi virus korona baru

 

DEMAM, kelelahan, dan batuk terus-menerus adalah gejala umum covid-19 yang banyak dirasakan. Namun, bukan berarti virus dengan sebutan 1.000 wajah ini tidak memiliki komplikasi medis lainnya.

Baru-baru ini para peneliti seperti dilansir dari Timesofindia telah menemukan kelainan mata pada pasien yang menderita kondisi covid-19 parah, yang mungkin tampak tidak biasa tetapi sangat umum.

Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal medis Radiology, covid-19 yang parah dapat menyebabkan kerusakan mata yang cukup parah dan menyebabkan kelainan mata tertentu pada pasien.

Para ahli dari French Society of Neuroradiology, menggunakan pemindaian MRI untuk mendeteksi kelainan mata pada orang yang menderita infeksi covid-19 yang serius.

Studi tersebut melakukan pemindaian MRI pada 129 pasien, 9 orang di antaranya menunjukkan tanda-tanda kelainan mata dan 8 diantaranya telah dirawat di rumah sakit karena covid-19.

Temuan MRI memproyeksikan kelainan yang disebut "nodul" di belakang mata mereka, yang bisa jadi merupakan peradangan atau kerusakan langsung pada mata.

Maka itu, sementara covid-19 membutuhkan tingkat kesadaran dan kewaspadaan tertentu, penelitian tersebut menyarankan pemeriksaan mata untuk semua orang yang menderita covid-19. Ini bisa termasuk MRI dan fundoskopi.

Funduskopi atau oftalmoskopi adalah bagian dari pemeriksaan mata yang dinilai dapat mendeteksi dini berbagai penyakit serius secara akurat.

Meskipun masih banyak spekulasi, para peneliti terus menindaklanjuti pasien dan melakukan berbagai tes komprehensif dan MRI untuk mengatasi masalah sejak awal.

Disamping itu, pada penelitian sebelumnya covid-19 juga telah dikaitkan dengan masalah mata lain seperti konjungtivitis dan orang sering mengeluh mengalami sakit mata.

Berbagai jenis konjungtivitis, seperti keluarnya lendir dan mata berpasir yang terkait dengan infeksi bakteri, juga muncul ke permukaan dalam temuan baru-baru ini. (Medcom.id/H-2)

 

Baca Juga

Dok Paujan Azim

Berlatih Kaligrafi Di Tengah Pandemi

👤Paujan Azim, Dosen UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Fasilitator Pembelajaran Tanoto Foundation 🕔Sabtu 06 Maret 2021, 22:15 WIB
Selama masa pandemi sistem PJJ menjadi salah satu alternatif solusi, meski bukan berarti tanpa...
Antara/Oky Lukmansyah

Pemanfaatan Ruang Efektif Kurangi Dampak Bencana Hidrometeorologi

👤SuryaniWandarai Putri Pertiwi 🕔Sabtu 06 Maret 2021, 21:15 WIB
inisiasi ini didukung oleh beberapa pihak, misalnyua Kementerian ATR/BPN yang memiliki Inspektur tata ruang yang akan mengawasi dan...
DOK KEMENTRIAN KOMINFO

Menkominfo Targetkan ASO Kurang Lebih 20 Bulan

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 06 Maret 2021, 20:56 WIB
Menurut Menteri Kominfo melalui migrasi ke televisi digital, ketidakefisienan akan teratasi melalui infrastructure sharing dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya