Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes), Kementerian Kesehatan, Slamet menegaskan, bahwa semua penelitian terkait penanganan covid-19 termasuk vaksin memiliki tujuan yang sama yakni untuk kesembuhan pasien. Lantas Balitbangkes turut ambil bagian dalam penelitian dengan mengembangkan vaksin Nusantara besbasis sel dendritik yang digagas mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.
"Kita yang membiayai dari fase I. Seluruh penelitian ini tentu tujuannya sama untuk kesembuhan pasien tetapi tentu kisi-kisinya (basis) berbeda," ungkapnya dalam konferensi pers Penelitian Recovery Universitas Indonesia, Jumat (19/2). Dijelaskannya, sejumlah vaksin yang dikembangakan saat ini menggunakan pendekatan yang berbeda. Ada yang berbasis recombinan, mRNA dan lain-lain.
Pengembangan vaksin covid-19 dengan pendekatan sel dendritik merupakan yang terbaru dan bisa menjadi yang pertama di dunia. "Tapi secara keseluruhan sama tujuannya kesembuhan," tambah dia. Hal ini berbeda dengan yang diungkapkan Peneliti Biomolekuler dari Australian National University (ANU) Dr Ines Atmosukarto bahwa metode itu sudah dikenal sejak 1990-an.
Dekan Fakultas Kedokteran UI, Ari Fahrial Syam mengatakan bahwa sel dendritik memang menjadi salah satu alternatif pengembangan vaksin. Akan tetapi, hal itu harus melalui berbagai standar yang menjadi syarat seperti uji coba dari fase I sampai fase III. "Informasi mengenai vaksin Nusantara ini kita harus menunggu dari tahapan uji klinis tersebut," kata dia.
Sementara peneliti utama yang mengepalai studi RECOVERY di Indonesia FK UI, Erni Juwita Nelwan mengungkapkan bahwa dendritik sel memang akan teraktivasi pada sebagian besar infeksi virus. Berbagai upaya dilakukan untuk bisa mendukung upaya penanganan covid-19.
"Tapi kalau kita membuat dendritik sel ini sebagi basic untuk bisa menjadikannya sebagai vaksin saya rasa secara keilmuan ini akan sangat luar biasa sulit dan mungkin bisa jadi mahal itu dari sisi manufactuirng," ujarnya.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM) Penny K. Lukito pun menambahkan bahwa vaksin Nusantara sejauh ini baru melaporkan hasil uji coba fase I. Hal itu sedang dievaluasi oleh tim regustrasi dari Badan POM dengan tim ahli untuk kelaikannya.
"Nanti dari evaluasi bisa segera kita keluarkan protokol untuk uji klinis fase II-nya. Karena uji klinis dari fase I-nya baru kami terima," pungkasnya.(H-1)
DI balik suasana penuh kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri, penderita penyakit autoimun perlu memberikan perhatian khusus terhadap kondisi kesehatannya agar terhindar dari kekambuhan
RSUI terus berkomitmen menghadirkan layanan kanker yang komprehensif serta mengembangkan pelayanan kanker untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tim dokter FKUI dan relawan UI Peduli memberikan dukungan psikososial dan layanan medis bagi penyintas banjir dan longsor di Samar Kilang, Aceh.
FKUI melaporkan bahwa akses layanan kesehatan di sejumlah wilayah terdampak banjir di Aceh, berangsur pulih, khususnya di Kota Langsa, Aceh Tamiang
Ribuan warga Kota Ternate, Maluku Utara, menerima layanan kesehatan gratis dan edukasi medis dalam kegiatan BUMI 3.0 yang digelar FKUI dan alumni FKUI angkatan 1994 (Komet'94).
Di tengah kondisi banjir yang melanda wilayah Jabodetabek, FKUI turut menyoroti pentingnya akses layanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Aji Muhawarman mengatakan tren mingguan kasus campak pada Maret 2026 mengalami penurunan.
WAKIL Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengimbau masyarakat untuk tetap mengatur makanan di masa lebaran agar tetap sehat.
Kementerian Kesehatan mengatakan bahwa sampai dengan minggu kesembilan 2026, kasus campak di Indonesia telah turun menjadi 511 kasus dari sebelumnya 531 kasus.
Pemerintah mempercepat pelaksanaan imunisasi campak-rubella (MR) di berbagai daerah menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Antisipasi lonjakan kasus, Kemenkes siapkan layanan vaksin campak (vaksin MR) di posko mudik Lebaran 2026, terutama di bandara dan pelabuhan. Cek detailnya!
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan campak menjelang periode mudik dan libur Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved