Sabtu 02 April 2016, 17:45 WIB

Media Group Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Tangerang

Sumantri B Handoyo | Humaniora
Media Group Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Tangerang

MI/PANCA SYURKANI

 

SEBANYAK 35 anak penderita bibir sumbing dan langit-langit, Sabtu (2/4), mendapat pengobatan operasi gratis di Rumah Sakit (RS) Selaras, Jalan Raya Lapan Rumpin, Kecamatan Cisauk, Kabupeten Tangerang, Banten.

Pengobatan gratis yang merupakan kegiatan bakti sosial (baksos) itu digagas Yayasan Media Group bekerja sama dengan Yayasan Permatasari, Smile Train, Jurnal Bogor, Klinik Mata dr Hasri Ainun Habibie, dan RS Selaras.

"Saya ucapkan terima kasih kepada yayasan-yayasan ini yang telah mau melaksanakan baksos operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis kepada mansyarakat," kata Ali Sadikin, Ketua Yayasan Media Group.

Pasalnya, kata dia, tanpa adanya kerja sama atau gotong royong yang baik dari yayasan-yayasan seperti ini, tentu sulit untuk menyelesaikan persoalan banyaknya bibir sumbing dan langit-langit di tengah masyarakat.

Mengingat belakangan ini, kata dia, tidak sedikit dokter yang mau berkorban untuk kepentingan masyarakat kecil. "Baksos yang kita gelar ini berkonsep gotong royong, sehingga di antara kita saling mengisi untuk bisa mendatangkan tim medis ke lokasi pengobatan gratis," kata dia.

Kegiatan tersebut, lanjut Ali, harus terus dilakukan karena untuk megatasi hal itu tidak bisa diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah. "Kita akan terus menyuarakan kegiatan ini, karena di luar sana banyak anak-anak yang menderita bibir sumbing, langit-langit, katarak, membutukan uluran tangan kita," kata Ali seraya mengatakan bahwa kegiatan baksos seperti operasi gratis bibir sumbing dan langit-langit itu sudah diberikan sejak 2014 lalu yang kini sudah mencapai sekitar 10 ribu orang.

Sementara itu, Ketua Yayasan Permatasari, Endang Sri Sarastri, mengatakan, pengobatan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis itu perlu diberikan lantaran mayoritas penderitanya ialah masyarakat kecil.

Namun demikian, kata Endang, untuk operasi langit-langit bisa dilakukan sebelum penderita usia 11 tahun. "Untuk usia di bawah 11 tahun, suara pasien bisa kembali normal. Sedangkan yang 11 tahun ke atas sulit dan suaranya akan tetap sengau," kata dia. Berbeda dengan pengobatan operasi bibir sumbing yang bisa dilakukan hingga dewasa.

Menyikapi hal itu, Corah Usman, Kabid Pelayanan Kesehatan Kabupaten Tangerang menyampaikan terima kasihnya kepada Yayasan Media Group dan lainnya yang telah melaksanakan baksos di daerahnya. Pasalnya, bila hanya mengharapkan dari Pemda Kabupaten Tangerang, sulit untuk bisa cepat menyelesaikan persoalan banyaknya masyarakat yang berbibir sumbing dan langit-langit.

Karena, kata dia, dalam waktu satu tahun, Pemda Kabupaten Tangerang hanya mampu mengobati bibir sumbing dan langit-langit secara gratis kepada 60 pasien. Sedangkan untuk penderita katarak hanya 124 orang. (SM/OL-5)

Baca Juga

Ilustrasi

Psikolog: Teknologi Bisa Dimanfaatkan untuk Kemampuan Sosialisasi Anak

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 28 Juni 2022, 23:55 WIB
Anna mencontohkan dengan bantuan orang tua sesama anak bisa memanfaatkan gawai untuk saling...
ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

47.427 Peserta Siap Ikuti Ujian Mandiri SIMAK UI 2022

👤Faustinus Nua 🕔Selasa 28 Juni 2022, 23:45 WIB
Seperti penyelenggaraan ujian pada tahun sebelumnya, ujian SIMAK UI S1 Kelas Internasional dilaksanakan lebih cepat dari ujian S1 Reguler,...
Antara

Sepekan Jelang Closing Date, 76.421 Jemaah Haji Sudah Diberangkatkan

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Selasa 28 Juni 2022, 23:02 WIB
Pada Selasa (28/6) ini, sebanyak 2.923 jemaah haji Indonesia kembali diberangkatkan. Mereka terbagi dalam tujuh kelompok terbang dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya