Kamis 21 Januari 2021, 09:55 WIB

Donor Plasma Konvalesen Animo Tinggi, Sarana Minim

(Ata/H-2) | Humaniora
 Donor Plasma Konvalesen Animo Tinggi, Sarana Minim

Antara
Plasma konvalesen penyintas covid-19 kaya antibodi.

 

KEPALA Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, Niken Ritchie, mengungkapkan animo penyintas covid-19 untuk mendonorkan plasma konvalesen bagi pasien covid-19 mulai tinggi, tetapi ter kendala keterbatasan sarana dan prasarana.

“Respons sudah mulai ada, tetapi belum signifikan, dan sarana prasarana juga masih terkendala sehingga masih perlu support pemerintah agar bisa berjalan lebih lancar ke depannya,” kata Niken kepada Media Indonesia, tanpa menyebut dengan rinci apa saja sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Di sisi lain, Niken berharap uji klinis terapi plasma konvalesen yang dilakukan PMI bersama Lembaga Biologi Molekuler Eijkman segera tuntas untuk dapat diketahui efektivitasnya kepada pasien covid-19 di indonesia. Amerika serikat yang memiliki angka kematian covid-19 tertinggi di dunia, sudah memasukkan terapi ini sebagai salah satu treatment pasien covid-19.

Saat pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma konvalesen di Jakarta, senin (18/1), ketua Umum PMI Pusat Jusuf kalla mengatakan sebanyak 31 dari 236 Unit Donor Darah (UDD) PMI di seluruh kota besar di indonesia disiagakan untuk kelancaran donor plasma ini. (Ata/H-2)

Baca Juga

Antara

Frasa Agama Raib, Ini Kata Majelis Pendidikan Katolik

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 07 Maret 2021, 23:40 WIB
RAIBNYA frasa 'agama' dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 menuai kritik dari ormas Islam. Bagaimana pendidik...
MI

Frasa Agama Raib, Kemendikbud: Peta Jalan Pendidikan belum Final

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 07 Maret 2021, 23:10 WIB
RAIBNYA frasa 'agama' dalam Peta Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 milik Kemendikbud dipertanyakan. Lantas, apa kata...
Antara

Muhammadiyah, NU, MUI Kritik Hilangnya Frasa Agama

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 07 Maret 2021, 22:25 WIB
PETA Jalan Pendidikan Nasional (PJPN) 2020-2035 yang diluncurkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menuai kritik karena...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya