Minggu 17 Januari 2021, 07:12 WIB

Ini Kelompok Masyarakat yang tak Bisa Diberi Vaksin Covid-19 Sinov

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Ini Kelompok Masyarakat yang tak Bisa Diberi Vaksin Covid-19 Sinov

ANTARA FOTO/Olha Mulalinda
Ilustrasi: Petugas medis menyuntikan vaksin COVID-19 kepada Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sele Be Solu Kota Sorong

 

PEMERINTAH resmi memulai program vaksinasi covid-19 yang diberikan secara gratis kepada masyarakat, Rabu (13/1), ditandai dengan pemberian vaksin kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) diikuti oleh sejumlah perwakilan dari berbagai latar belakang.

Untuk dapat mencapai kekebalan komunal atau herd immunity, Pemerintah menargetkan vaksinasi pada 70% penduduk Indonesia atau sekitar 181,5 juta jiwa. Pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap dengan prioritas pertama adalah tenaga kesehatan kemudian petugas pelayanan publik.

Untuk keperluan program vaksinasi ini, Pemerintah telah mengamankan 426 juta dosis vaksin yang berasal dari beberapa perusahaan dan negara yang berbeda. Dari total tersebut, telah tiba di Tanah Air vaksin covid-19 produksi Sinovac Biotech Inc dengan rincian 3 juta dosis vaksin siap pakai serta 15 juta bahan baku vaksin covid-19 yang langsung diolah oleh BUMN Bio Farma.

Baca juga:  Mutasi Virus tidak Pengaruhi Vaksin

Sebagaimana dikutip dari laman covid19.go.id, vaksin covid-19 produksi Sinovac tersebut tidak dapat diberikan kepada orang-orang dengan kriteria tertentu, yaitu:

1. Memiliki riwayat konfirmasi Covid-19;

2. Wanita hamil dan menyusui;

3. Berusia di bawah 18 tahun;

4. Tekanan darah di atas 140/90;

5. Mengalami gejala ISPA seperti batuk/pilek/sesak napas dalam 7 hari terakhir;

6. Ada anggota keluarga serumah yang kontak erat/suspek/konfirmasi/sedang dalam perawatan karena penyakit Covid-19;

7. Sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah;

8. Menderita penyakit jantung (gagal jantung/penyakit jantung coroner);

9. Menderita penyakit Autoimun Sistemik (SLE/Lupus, Sjogren, vaskulitis, dan autoimun lainnya);

10. Menderita penyakit ginjal;

11. Menderita penyakit Reumatik Autoimun/Rhematoid Arthritis;

12. Menderita penyakit saluran pencernaan kronis;

13. Menderita penyakit Hipertiroid/hipotiroid karena autoimun;

14. Menderita penyakit kanker, kelainan darah, imunokompromais/defisiensi imun, dan penerima produk darah/transfusi;

15. Menderita penyakit Diabetes Melitus;

16. Menderita HIV; dan

17. Memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC);

Disebutkan, penderita penyakit diabetes melitus, HIV, atau yang memiliki penyakit paru (asma, PPOK, TBC) dalam kondisi tertentu bisa diberikan vaksin covid-19.(OL-5)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Reno Esnir

Menkes: Vaksinasi Gotong-Royong Tambal Kekosongan Jatah Pemerintah

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Senin 08 Maret 2021, 20:33 WIB
Vaksinasi gotong royong yang diinisiasi dunia usaha diharapkan mampu mengisi kekosongan waktu sembari menunggu pengadaan vaksin pemerintah...
AFP

UGM Mundur Dari Penelitian Vaksin Nusantara

👤Agus Utantoro 🕔Senin 08 Maret 2021, 17:45 WIB
Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) memilih mundur dari penelitian uji klinis...
Antara

Mensos Ajak Media Dukung Peran Perempuan dalam Pembangunan

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Senin 08 Maret 2021, 17:37 WIB
Bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional, Mensos mengingatkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam keluarga dan pembangunan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya