Rabu 30 Desember 2020, 01:05 WIB

Ada GeNose dan CePAD Hentikan Impor Rapid Test

(AT/H-1) | Humaniora
 Ada GeNose dan CePAD Hentikan Impor Rapid Test

MI/ROMMY PUJIANTO
Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro

 

INDONESIA seharusnya tidak perlu lagi mengimpor alat rapid test, baik antibodi maupun antigen. Pasalnya, sudah ada dua alat deteksi covid-19 yakni GeNose dan CePAD yang telah memenuhi alat skrining di Tanah Air. Kedua alat tersebut kualitasnya berstandar internasional dan merupakan hasil karya anak negeri.

Hal itu disampaikan Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang Brodjonegoro di Jakarta, kemarin. "Semoga tidak ada lagi cerita kita tergantung impor, hanya untuk keperluan rapid test. Kita sudah bisa menghasilkannya, baik untuk rapid antibodi, maupun yang hari ini antigen," kata Bambang.

GeNose merupakan alat deteksi covid-19 melalui embusan napas yang dibuat Universitas Gadjah Mada (UGM). Adapun, CePAD merupakan alat rapid test antigen hasil inovasi Universitas Padjajaran (Unpad).

Keunggulan lain, GeNose dibandrol dengan harga bersaing yakni Rp62 juta per unit dan sudah memenuhi segala persyaratan untuk dipasarkan setelah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Bambang meminta pimpinan kementerian, lembaga, instansi perusahaan dapat memanfaatkan alat skrining covid-19 buatan dalam negeri tersebut. Menristek mendorong penggunaan GeNose dan rapid test antigen CePAD dapat masif di ruang publik. Dengan begitu, kegiatan ekonomi tetap bisa berjalan.

Keberhasilan UGM dalam menciptakan GeNose tersebut mendapat sambutan hangat, seperti dari Pemprov Jawa Tengah dan Pemda DI Yogyakarta yang akan memborongnya.

Sekda DI Yogyakarta Kadarmanta Baskara Aji memperkirakan GeNose produksi UGM yang mudah dioperasionalkan bakal menyingkirkan alat rapid test antibodi yang sudah ada sebelumnya.

Pemda DI Yogyakarta memastikan akan memakai GeNose C19 setelah diproduksi massal. Alat ini disebut akan membantu proses screening potensi penyebaran covid-19 di tengah perkembangan kasus yang terus bertambah banyak.(AT/H-1)

Baca Juga

Antara

Update 7 Agustus: Kasus Covid-19 Bertambah 4.279 Hari Ini

👤MGN 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:33 WIB
Sementara itu, kasus aktif berkurang 750 sehingga menjadi 50.145...
DOK MI

Kasus Covid-19 Bertambah 4.279 Orang

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:30 WIB
BERDASARKAN data Satgas Covid-19 hingga 7 Agustus 2022, kasus konfirmasi positif covid-19 bertambah sebanyak 4.279...
Dok Dompet Dhuafa

Eduwisata Ratusan Anak Yatim ke Sea World

👤Media Indonesia 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:10 WIB
ADA banyak cara berbagi kebahagiaan terhadap mereka yang kurang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya