Selasa 01 Desember 2020, 01:40 WIB

Mandy Marahimin Berawal dari Suka Berhitung

Fathurrozak | Humaniora
Mandy Marahimin Berawal dari Suka Berhitung

MI/Sumaryanto Bronto
Produser Mandy Marahimin

 

PRODUSER Amanda Marahimin, 44, atau lebih banyak dikenal dengan nama Mandy Marahimin besar di industri film ketika dirinya tergabung bersama rumah produksi Mira Lesmana. Saat itu, Mandy belum tahu ingin masuk ke posisi apa dalam industri film. Namun, sedari awal dia memang suka berhitung.

Mandy kini memimpin rumah produksi bentukan nya bersama Nicholas Saputra, Tanakhir Films. Berawal dari posisi publisis, ia kini sudah mantap sebagai produser. Bukan hanya fiksi, Mandy pun juga memproduseri film dokumenter, yang disebutnya masih sangat jarang di Indonesia.

“Produser dokumenter di Indonesia tidak banyak. Tidak banyak yang mau jadi produser dokumenter sehingga selalu senang ketika ada yang baru muncul dan mau jadi produser untuk dokumenter,” ungkapnya dalam sesi diskusi virtual Documentary Production Series Creative Production, yang menjadi rangkaian Festival Film Dokumenter (FFD) 2020, Sabtu (28/11).

Terakhir, Mandy memproduseri dokumenter panjang Semesta. Sebelumnya ia juga turut menjadi produser dalam dokumenter panjang Negeri di Bawah Kabut (2011).

“Awalnya, ketika saya tertarik untuk masuk ke film, belum benar-benar tahu produser itu ngapain. Waktu itu bekerja di bawah Mbak Mira Lesmana dan ditanya, ‘Kalau mau masuk film, pengin jadi apa?’. Saya enggak tahu mau jadi apa, tapi sudah tahu bahwa saya pengin ada di industri ini,” kenangnya.

“Lalu ditanya, ‘Sukanya apa?’. Saya bilang, selalu bersemangat kalau ngitung angka dan bikin jadwal. Saat itu Mbak Mira bilang, ‘Ya, sudah, jadi produser’. Saya melalui sekian tahun di Miles Films, belajar jadi produser di sana dan menemukan menjadi produser itu mengasyikkan.”


Tugas produser

Menurut Mandy, tugas produser ialah memastikan karya yang dibuat sutradara selesai dan bisa diakses penontonnya. Selain itu, produser bertugas menemani sang sutradara, menjadi rekan untuk berdiskusi ide, dan membuat visi sutradara menjadi terwujud.

“Tugas produser adalah memastikan visi kreatif sutradara bisa tercapai dengan baik dan jadi sparring partner untuk sutradara supaya bisa membentuk visinya sebaik mungkin. Menjadi pihak yang menerjemahkan visi sutradara dan menjembatani ke penonton karena kadang-kadang jadi sutradara itu profesi yang sangat sepi, sendirian dengan semua ide yang ada di kepala mereka.” (H-3)
 

Baca Juga

Ist

Atasi Banjir di Kalsel, Perlu Peningkatan Tata Kelola Air

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 27 Januari 2021, 15:16 WIB
Tata kelola air di DAS Kalsel perlu ditingkatkan, khususnya pengelolaan dan pengawasan air limpasan yang terjadi di daerah hulu melalui...
MI/Insi Nantika Jelita

Sandiaga Donor Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid-19

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 14:25 WIB
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno melakukan donor plasma konvalesen di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI),...
Medcom.id

Rusak Hutan, Wakil Ketua DPRD Takalar Dijerat Pidana Berlapis

👤 Atalya Puspa 🕔Rabu 27 Januari 2021, 13:57 WIB
Penyidik menduga perbuatan tersangka HJB yaitu menebang pohon tanpa memiliki hak atau izin dari pejabat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya