Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
YAYASAN Helping Hands menyelenggarakan InklusiFest 2020 secara daring selama 1-5 Desember 2020 melalui platform Zoom dan YouTube Live dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh pada 3 Desember.
Yayasan Helping Hands ialah yayasan yang memiliki misi mempromosikan nilai-nilai inklusivitas melalui berbagai program pengembangan karakter yang mempertemukan dunia disabilitas dan non-disabilitas.
Direktur Eksekutif Yayasan Helping Hands Wendy Kusumowidagdo menjelaskan InklusiFest ialah festival satu pekan untuk merayakan inklusivitas disabilitas di Indonesia.
“Dalam rangka hari Disabilitas Internasional, kami ingin mengobarkan semangat inklusivitas berupa perayaan festival yang aman, nyaman dan unik, secara interaktif meskipun acara berjalan virtual,” urai Wendy.
InklusiFest 2020 diisi dengan acara-acara edukatif, partisipatif dan interaktif, serta menghibur melalui media virtual. InklusiFest akan menampilkan publik figur disabilitas dan non-disabilitas dengan tiga topik utama yakni education, wellness, dan arts. Berbagai figur publik itu antara lain Angkie Yudistia, Ananda Sukarlan, dan Chiki Fawzy.
“Tujuan besar InklusiFest ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang inklusivitas terhadap disabilitas melalui sharing-sharing inspiratif dan berinteraksi langsung dengan individu disabilitas,” papar Wendy.
Lebih lanjut Wendy memaparkan InklusiFest 2020 digelar dengan format acara live talkshow/webinar dan kelas-kelas workshop interaktif. Acara lainnya yang menarik yakni workshop blind make up, blind adventure, belajar sign language, dan stand up comedy disabilitas.
“Kami juga akan berupaya memecahkan rekor 400 Jam Interaksi Inklusif yaitu mempertemukan 400 individu dari dunia disabilitas dengan dunia non-disabilitas dalam 1:1 dialog deep-talk selama 1 jam,” ungkap Wendy.
Dalam pembukaan acara festival hadir sebagai opening keynote speech yakni Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia, Ananda Sukarlan (pianis dan aktivis), Asep Sukmayadi (Kepala Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) dan Aris Subiono, (Asisten Deputi Pengembangan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus Kementerian Pemuda dan Olahraga).
Acara InklusiFest 2020 bersifat universal, sehingga semua orang yang tertarik dapat mengikuti event setelah mendaftar secara daring
“Meski demikian kami mengundang khusus siswa sekolah luar biasa (SLB), sekolah umum, dan individu profesional (corporate),” papar Wendy.
Untuk mengikuti festival itu peserta dapat mendaftar daring melalui tautan bit.ly/InklusiFest2020 dengan biaya pendaftaran mulai dari Rp50 ribu-Rp150 ribu. "Pemasukan dari festival ini disalurkan kembali untuk program pemberdayaan disabilitas yang diprakarsai Yayasan Helping Hands seperti beasiswa bagi siswa SLB dan komunitas disabilitas," ucapnya. (RO/OL-09)
Kisah Grisna Anggadwita menunjukkan bagaimana pemberdayaan dan pendekatan manusiawi membuka peluang ekonomi inklusif.
Sejumlah pekerjaan rumah dalam pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di tanah air harus dituntaskan.
Kegiatan ini lahir sebagai respons atas masih adanya kesenjangan antara potensi penyandang disabilitas dengan realitas praktik rekrutmen di dunia kerja.
Upaya penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak penyandang disabilitas membutuhkan kolaborasi nyata antara negara dan masyarakat sipil.
Arifah menekankan pentingnya mendorong kemandirian, serta pembangunan masa depan yang layak bagi anak penyandang disabilitas.
Mitra Netra pun mengajak seluruh pemangku peran untuk memastikan tersedianya kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas netra.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Sekitar 3.000 pengunjung bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk menikmati keseluruhan rangkaian Soundrenaline yang tersebar di Lapangan Benteng, hingga simpul kota.
Sekitar 1.400 peserta dari belasan kota berkumpul di Ancol, Jakarta, Sabtu (22/11), mengikuti Fun Walk 5 km dalam rangkaian perayaan 75 tahun BPK Penabur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved