Minggu 15 November 2020, 15:55 WIB

RI Miliki Megabiodiversity Terbesar Ke-2 Di dunia, Ini Alasannya

Zubaedah Hanum | Humaniora
RI Miliki Megabiodiversity Terbesar Ke-2 Di dunia, Ini Alasannya

Antara
Pulau Padang di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, memiliki keanekaragaman hayati yang bisa menjadi tujuan wisata ekoturisme

 

INDONESIA dikenal sebagai negara megabiodiversitas (megabiodiversity) kedua terbesar di dunia, setelah Brasil. Hal ini menjadi alasan utama mengapa biodiversitas atau keanekaragaman hayati Indonesia adalah aset jangka panjang yang perlu terus dipelajari, dikaji, dan diteliti untuk kesejahteraan bangsa.

Peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Wulansih Dwi Astuti menyebutkan,  Indonesia disebut negara megabiodiversity karena tingginya tingkat keanekaragaman hayati yang dimiliki.

"Hal ini terjadi karena terletak di daerah tropis dengan posisi geografis tepat di garis khatulistiwa dan posisi geologisnya yang merupakan pertemuan lempeng tektonik sehingga menghasilkan banyak mineral," jelasnya pada Science Webinar Talk to Scientist dengan tema Biodiversitas untuk Kesejahteraan Manusia, pekan lalu, seperti dikutip dari laman LIPI.

Karena kondisi tersebut, imbuhnya, Indonesia dapat menghasilkan variasi genetik yang sangat melimpah, baik dari tumbuhan, hewan dan mikroorganisme.  “Di antara seluruh negara-negara di dunia ada 17 negara yang dikategorikan dalam negara yang mempunyai megabiodiversity, termasuk Indonesia," imbuhnya.

Acara Science Webinar ini merupakan bagian dalam rangkaian kegiatan Indonesia Science Expo (ISE) 2020 pada forum 7th International Symposium of Innovative Bioproduction Indonesia on Biotechnology and Bioengineering (ISIBIO) pada 18-20 November 2020 mendatang.

Wulansih menjelaskan, suatu negara dikatakan sebagai mega biodiversity apabila memenuhi kriteria memiliki paling sedikit 5.000 spesies tumbuhan endemik dan memiliki marine ecosystems pada wilayahnya.

Biodiversitas sendiri merupakan keseluruhan gen, spesies dan ekosistem yang ada di suatu kawasan, termasuk keanekaragaman genetik yang dikandungnya dan keanekaragaman ekosistem yang dibentuknya.  

Bicara soal keanekaragaman hayati, ada tiga tingkatan yang perlu diketahui. Yang pertama adalah keanekaragaman spesies mencakup semua spesies makhluk hidup di bumi termasuk bakteri dan protista, serta  spesies dari kingdom bersel banyak.

Tingkatan kedua, adalah keanekaragaman genetik  yaitu variasi genetik dalam satu spesies, baik di antara populasi yang terpisah secara geografis, maupun di antara individu dalam satu populasi.

Sedangkan, tingkatan ketiga keanekaragaman hayati adalah ekosistem, yaitu komunitas biologi yang berbeda serta asosiasinya dengan lingkungan fisik ekosistem masing-masing.
 
Hampir semua barang dan makanan yang digunakan manusia berasal dari makhluk hidup, baik tumbuhan, hewan maupun mikroorganisme, sehingga keanekaragaman hayati ini sangat bermanfaat bagi kesejahteraan hidup manusia.

“Oleh karena itu kita tidak boleh hanya memanfaatkan, kita tidak boleh hanya menghabiskan, disitu penting adanya perlindungan, pelestarian dan pemanfatan keanekaragaman hayati secara optimal agar manusia dapat merasakan manfaatnya,” jelasnya. (H-2)

Baca Juga

Antara/Rony Muharrman

Kemenkes Instruksikan Dinkes Input Data Vaksinasi ke Pcare

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Jumat 22 Januari 2021, 06:14 WIB
Kementerian Kesehatan menginstruksikan kepada seluruh Kepala Dinas Kesehatan untuk segera memasukkan data hasil vaksinasi ke dalam aplikasi...
MI/Adam Dwi

Menko Airlangga Klaim Program 3T Berjalan Optimal

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 22 Januari 2021, 06:05 WIB
Menurut dia, optimalnya program 3T yang dijalankan pemerintah tecermin lewat data. Indonesia memiliki kasus covid-19 sebanyak 939 ribu...
Antara/Rony Muharrman

Asosiasi Rumah Sakit Dukung Vaksinasi Mandiri

👤Suryani Wandari Putri Pertiwi 🕔Jumat 22 Januari 2021, 02:40 WIB
Menurut Persi, program vaksinasi secara mandiri dapat membantu percepatan vaksinasi covid-19 di Tanah Air. Pemerintah juga harus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya