Sabtu 31 Oktober 2020, 09:38 WIB

Menanggulangi Covid-19 Dengan Intervensi Pekerja Sosial Medis

Agus Utantoro | Humaniora
Menanggulangi Covid-19 Dengan Intervensi Pekerja Sosial Medis

Ilustrasi
Covid-19

 

MEWABAHNYA covid-19, tidak hanya memerlukan solusi di bidang kesehatan dan ekonomi, tetapi juga pendekatan sosial budaya. Meluasnya penularan covid-19 dan sulitnya mengatasi mulai menimbulkan berbagai masalah psikososial di tingkat personal. Termasuk konflik di tingkat interpersonal dan komunitas, hingga kecemasan sosial di masyarakat.

Hal itu disampaikan dosen Universitas Muhammadiyah Jakarta Prof Adi Fahrudin saat mengisi seminar online via zoom meeting bertema Peran Pekerja Sosial Medis Di Masa Pandemi covid-19:Tantangan Pelayanan Di Era New Normal. Kegiatan ini digelar kerja sama antara Prodi Ilmu Kesejahteraan Sosial (IKS) Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Asosiasi Pekerja Sosial Medis Indonesia, Jumat (30/10).

Adi Fahrudin mengatakan salah satu upaya untuk mengatasi pandemi ini dengan pola intervensi yang dilakukan pekerja sosial khususnya pekerja sosial medis. Peranan pekerja sosial di bidang kesehatan kini tidak hanya di rumah sakit saja, tetapi meliputi aspek pencegahan, perawatan, pemulihan dan pengembangan. 

"Perannya bidang pekerja sosial kesehatan harus semakin meluas untuk menghadapi Covid-19," tutur Adi.

Menurut dia, selama ini pekerja sosial medis belum secara formal masuk dalam tim penanggulangan covid-19 karena tidak menjadi kebutuhan yang mendesak. Ia menjelaskan, saat ini fokus penanganannya lebih pada bagaimana mitigasi, penyembuhan dan penemuan vaksin dan obat Covid-19.

Adi kemudian menyarankan perlu kreativitas pekerja sosial medis baik praktik mandiri maupun praktik di bawah institusi, lembaga dan yayasan sangat diperlukan terutama dalam konteks pencegahan, promosi kesehatan, kampanye 3M, intervensi krisis dan dukungan psikososial terhadap keluarga yang mengalami kematian anggota keluarga.

baca juga: Limbah dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan Dilarang Dibuang di TPA

Sementara itu, Dr Lulus Hardiyanti dari bagian Instalasi Rehabilitasi Medik RSUP Dr Sardjito menjelaskan pekerja sosial medis masuk dalam tim rehabilitasi medik.Dikatakan, pelayanan rehabilitasi merupakan pelayanan holistik untuk mengembalikan kemampuan fungsi yang optimal atau kemandirian mencapai hidup yang berkualitas bagi pasien.

"Mereka bisa membantu melalui strategi promosi kesehatan dengan penyuluhan, menginformasi dan edukasi tentang hidup sehat dan aktivitas yang tepat untuk mencegah kondisi sakit," kata Hardiyanti. (OL-3)

Baca Juga

Dok. Istimewa

Galon Plastik Sekali Pakai Disebut Mudah Didaur Ulang

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:02 WIB
Kode plastik daur ulang Nomor 1 tergolong mudah didaur ulang dan dapat digunakan...
MI/Rommy Pujianto

Data Komprehensif Penyandang Disabilitas Mendesak Diwujudkan

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:07 WIB
Pemanfaatan data secara komprehensif itu untuk kepentingan penanganan para penyandang disabilitas yang juga merupakan bagian dari warga...
Dok. LAPAN

Ternyata, Indonesia Negara Kedua di Asia yang Luncurkan Roket

👤Faustinus Nua 🕔Rabu 02 Desember 2020, 19:40 WIB
Tipe roket yang dikembangkan antara lain RX-100, RX-120, RX-360, RX-450, RX-550. Roket RX-450 yang mengemban misi sebagai roket peluncur...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya