Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PERINGATAN hari pahlawan 10 November akan memasuki tahun ke-75. Ketika itu, rakyat Surabaya bersama pemerintah daerah setempat berjuang mengusir penjajah. Pun dengan seorang pemuda bernama Sutomo atau dikenal dengan nama Bung Tomo mengobarkan semangat perjuangan melalui siaran radio RRI setiap waktu.
Namun, beberapa minggu sebelum pertempuran itu, tepatnya pada 22 Oktober 1945, Nahdlatul Ulama (NU) melalui pendiri dan pemimpinnya KH Hasyim Asyari mengeluarkan fatwa yang mengajak warga NU, umat islam secara keselurahan dan Pemerintah Indonesia untuk bersiap menangkal serangan sekutu. Isi fatwa itu pada intinya mengenai kewajiban umat islam baik pria maupun wanita untuk mempertahankan Tanah Air.
"Karena itu, Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) DKI Jakarta akan menyelenggarakan Webinar Nasional berjudul Mengungkap Peran Nahdlatul Ulama dalam Perjuangan Rakyat Surabaya dan sekitarnya Melawan Sekutu Sebelum dan pada 10 November 1945," kata Ketua Pelaksana Tjoko Aprianda, Rabu (14/10).
Baca juga: Peringati Hari Pahlawan, Super W Guncang Sidoarjo
Webinar dilangsungkan pada 7 November pukul 09.00-12.00 WIB. Pembahasan ini akan menghadirkan keynote speech dari Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini, lalu ada tokoh PBNU yang juga penulis buku Fatwa Revolusi Jihad, Sejarah Perjuangan Rakyat Semesta di Surabaya 10 November 1945 Agus Sunyoto dan Sejarawan Senior LIPI Asvi Warman Adam.
Webinar diharapkan dapat membangun kesadaran publik termasuk otoritas terkait mengenai peran NU dan perjuangan rakyat Surabaya dalam kurun waktu Oktober-November 1945 yang tampak terlupakan dan luput dari perhatian.
Webinar terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya dengan link zoom https://us02web.zoom.usj/81488773106.(RO/OL-5)
Oleh karena itu, penguatan relasi NU dan NKRI membutuhkan agenda strategis yang melampaui retorika. Digitalisasi dakwah moderat ialah kebutuhan mutlak
PELUNCURAN NU Harvest Maslaha dan Sharia Global Services menandai fase baru keterlibatan Nahdlatul Ulama (NU) di arena ekonomi, tepat ketika NU memasuki usia satu abad.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah akan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
PRESIDEN Prabowo mengatakan peran strategis NU berperan dalam menjaga pilar kebangsaan melalui persatuan
PRESIDEN Prabowo Subianto mengklaim bahwa Indonesia pertama kali menjadi yang memiliki lahan di Mekah, Arab Saudi. Tanah tersebut akan digunakan untuk Kampung Haji Indonesia
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan doa dan harapannya untuk masyarakat Indonesia dalam menyambut bulan Ramadan tahun ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved