Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.059 bencana alam terjadi di Indonesia sepanjang Januari-20 September 2020.
Sejumlah bencana menyebabkan 282 korban meninggal dunia, 25 orang hilang, 427 korban luka-luka dan 4,27 juta orang menderita.
“Kejadian bencana alam mendominasi adalah bencana banjir, kemudian diikuti puting beliung dan tanah longsor,” bunyi keterangan resmi BNPB, Senin (21/9).
Berdasarkan jenisnya, bencana banjir diketahui paling mendominasi, yakni 771 kejadian. Disusul puting beliung sebanyak 543 kejadian, tanah longsor 377 kejadian, serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 302 kejadian. Berikut, gelombang pasang dan abrasi sebanyak 25 kejadian, kekeringan 22 kejadian, gempa bumi 13 kejadian dan erupsi gunung api 5 kejadian.
Baca juga: Setiap Tahun, Aktivitas Gempa Bumi Meningkat 11 Ribu Kali
Selain menelan korban jiwa, bencana alam sepanjang tahun ini juga menimbulkan dampak kerusakan pada 30.655 rumah warga. Rinciannya, 6.620 rumah rusak berat, 4.697 rumah rusak sedang dan 19.338 rumah rusak ringan.
Tercatat, sebanyak 1.419 fasilitas umum juga rusak akibat bencana. Itu mencakup 633 fasilitas pendidikan, 658 fasilitas peribadatan dan 128 fasilitas kesehatan, serta 128 kantor dan 340 jembatan.
Wilayah yang paling sering mengalami bencana alam, yakni Jawa Tengah sebanyak 360 kejadian, Jawa Barat 350 kejadian, Jawa Timur 299 kejadian, Aceh 216 kejadian, Sulawesi Selatan 103 kejadian, Sumatera Barat 84 kejadian, Sumatera Utara 57 kejadian dan Kalimantan Tengah 52 kejadian.(OL-11)
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan membangun Hunian Tetap (Huntap) tahap pertama bagi para penyintas bencana erupsi Gunung Api Lewotobi Laki-Laki.
MEMASUKI pekan terakhir bulan Agustus 2025, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah peristiwa bencana hingga Selasa (26/8) pukul 07.00 WIB.
Bea Cukai Pekanbaru memberikan fasilitas impor sementara untuk lima helikopter guna mendukung percepatan penanggulangan bencana nasional.
terkait update gempa hari ini, Kepala BNPB Suharyanto memerintahkan untuk monitoring lapangan dan kaji cepat dengan BPBD di Provinsi Jakarta, Kota/Kabupaten Bekasi, Tangerang dan sekitarnya
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menegaskan bahwa penguatan bangunan adalah salah satu kunci mitigasi bencana gempa bumi.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Poso mengikuti Rapat Koordinasi Penanganan Gempa Bumi secara virtual, Minggu (17/8) malam.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved