Rabu 09 September 2020, 13:47 WIB

Vaksin Merah Putih Diperkirakan Diproduksi Triwulan IV 2021

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
Vaksin Merah Putih Diperkirakan Diproduksi Triwulan IV 2021

Ilustrasi
vaksin

 

MENTERI Riset dan Teknologi/Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro mengumumkan pengembangan bibit vaksin Merah Putih yang dilakukan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman kini prosesnya mencapai 50%. Vaksin diperkirakan akan bisa memasuki produksi massal pada triwulan IV 2021.

Hal itu disampaikan Bambang yang juga Ketua Penanggungjawab Tim Pengembangan Vaksin Covid-19 seusai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (9/9).

"Perkiraannya triwulan IV 2021 kita bisa produksi dalam jumlah besar dan nantinya akan melengkapi vaksin covid-19 yang awalnya akan didatangkan pihak luar terutama Sinovac (Tiongkok) dan G42 (UEA)," ucap Bambang dalam konferensi pers seusai bertemu Presiden Jokowi.

Bambang menuturkan bibit vaksin yang dikembangkan Eijkman merupakan isolat virus yang beredar di Indonesia sehingga diharapkan cocok menjaga daya tahan tubuh warga Indonesia.

Baca juga: Tim Percepatan Kebut Produksi Vaksin Merah Putih

Sebelum memasuki tahap produksi massal, Bambang menyampaikan akhir tahun ini bibit vaksin dari Eijkman itu akan diuji pada hewan. Setelah itu bibit vaksin akan diserahkan kepada PT Bio Farma untuk dilakukan formulasi dalam rangka uji klinis, tahap I, II, dan III.

"Setelah uji klinis selesai dan BPOM menyatakan vaksin ini aman untuk digunakan dan cocok untuk menjaga daya tahan tubuh terhadap covid-19, maka produksi dalam jumlah massal oleh PT Bio Farma," kata Bambang.

Menurut Bambang, Presiden Jokowi meminta tim untuk bekerja cepat namun tetap memenuhi seluruh prosedur ilmiah untuk pengembangan vaksin. Prosedur ilmiah penting untuk dipenuhi demi menjamin keamanan vaksin.

"Presiden meminta kita bekerja dengan cepat dan tetapi mengikuti segala prosedur karena vaksin harus aman tanpa efek samping yang membahayakan dan vaksin diharapkan akan manjur dan berkhasiat untuk memperkuat daya tahan tubuh menghadapi covid-19," pungkasnya.(OL-5)

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya