Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 membuat konsumsi obat herbal atau tradisional semakin meningkat. Hal ini disebabkan belum adanya obat covid-19, sehingga masyarakat mencari alternatif.
Banyak orang yang berupaya meningkatkan daya tahan tubuh agar tidak tertular covid-19. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun melakukan percepatan di bidang obat tradisional. Salah satunya, mempriotitaskan registrasi bagi produk imunitas.
“Imunomodulator ini penting, karena covid-19 belum ada obatnya. Satu-satunya cara untuk menanggulangi covid-19 dengan menjaga daya tahan tubuh. Kalau ada benda asing yang masuk, tentara-tentaranya ini sudah siap,” ujar Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Maya Gustina Andarini, dalam diskusi virtual, Senin (31/8).
Baca juga: Rumah Sakit Penuh, Pemerintah Diminta Maksimalkan Puskesmas
Dalam beberapa bulan terakhir, lanjut dia, registrasi untuk obat tradisional di BPOM mengalami peningkatan. Itu dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
“Untuk obat tradisional (registrasi) meningkatnya sekitar 55%. Kemudian suplemen kesehatan meningkat 236%. Semua orang mencari vitamin dan mineral untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” tutur Maya.
Selain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, konsumsi obat tradisional juga mendorong perekonomian nasional. Mengingat, sebagian produsen obat tradisional merupakan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Baca juga: Wapres: Sertifikasi Halal Tidak Hambat Produksi Vaksin Covid-19
Peneliti Pusat Penelitian Kimia LIPI, Abdi Wira Septama, mengungkapkan beberapa ekstrak tumbuhan obat, termasuk Zingiber officinale atau jahe merah, secara in vitro mampu memodulasi aktivitas sel imun. Sehingga, berpotensi untuk dikembangkan menjadi imunomodulator.
“Dari data scientific juga menunjukkan jahe merah mempunyai potensi dalam mengatur atau memodulasi sistem imunitas alami. Jahe merah berpotensi untuk dikembangkan jadi produk fitofarmaka melalui pengujian secara klinis,” jelas Abdi.
Atas dasar potensi tersebut, LIPI dan PT Bintang Toedjoe tengah bekerja sama untuk uji klinis imunomodulator jahe merah pada pasien covid-19.(OL-11)
Satu dari tiga pasien mampu mencapai penurunan berat badan lebih dari 20%, sebuah angka yang selama ini identik dengan hasil terapi suntikan mingguan.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved