Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Universitas Tarumanagara (Untar) menggelar kegiatan tahunan berupa Seminar Nasional Kewirausahaan dan Inovasi Bisnis (SNKIB) yang kelima di Gedung Auditorium kampus tersebut, di Jakarta, Selasa (5/5. Kegiatan tersebut diselenggarakan Fakultas Ekonomi berkerja sama dengan Program Mata Kuliah Umum (MKU) dan Magister Manajemen (MM) Universitas Tarumanagara yang mengangkat tema “Inovasi untuk membangun kewirausahaan yang berkelanjutan.
Rektor Untar Prof. Ir. Roesdiman Soegiarso saat membuka seminar menegaskan kewirausahaan menjadi tren di dunia usaha saat ini dan peran kewirausahaan sangat besar dan menjadi bagian utama perekonomian di Indonesia. " Sebagai perguruan tinggi yang memiliki filosofi menghasilkan lulusan berjiwa integritas, profesional dan kewirausahaan, Untar telah menghasilkan banyak wiraswastawan sehingga Untar telah turut membantu pemerintah dalam melaksanakan program kewirausahaan serta membuka peluang usaha dan mengurangi pengangguran,"papar Roesdiman dihadapan ratusan mahasiswa Untar dan undangan lainnya yang antusias mengikuti acara tersebut. Wakil Rektor Untar Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Eko Harry Susanto menambahkan di kampus Untar mata kuliah kewirausahaan merupakakan mata kuliah wajib.
"Kita mendidik mahasiswa setelah lulus bisa berkarya mandiri tidak bekerja dengan orang lain namun menjadi wirausahawan,"tegasnya. Melalui SNKIB,kata Eko,Untar sengaja mengundang para akademisi dan praktisi kewirausahaan guna memberi pembekalan pengetahuan dan wawasan mahasiswa Untar dalam berwirausaha. Dekan Fakultas Ekonomi Untar Dr. Sawidji Widoatmodjo menyatakan maksud dan tujuan utama dari penyelenggaraan seminar dan call for paper ini untuk membekali peserta dengan perkembangan terkini dari praktek kewirausahaan serta memahami pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan perusahaan.
Dijelaskan penyelenggaraan SNKIB yang memasuki tahun kelima mengangkat perspektif yang berbeda dalam kewirausahaan. Dalam berwirausaha, pengusaha tidak hanya memiliki tanggung jawab terhadap investor dan pemegang saham saja, melainkan juga terhadap alam, masyarakat, dan generasi masa depan yakni tiga P, People, Planet, Profit. "Disinilah diperlukan suatu inovasi dalam kewirausahaan yang dapat menggabungkan antara keberlanjutan lingkungan, sosial dan ekonomi sehingga dapat menghasilkan model bisnis baru yang lebih inovatif," tambah Roesdiman. Acara SNKIB diisi sejumlah narasumber antara lain,Henri Honoris dari Modern Internasional, Tbk., Harijono dari F&B Specialist dan Businessman, Hendy Setiono pemilik Kebab Baba Raffi) serta Prof Musa Hubeis dari IPB.
DI negeri ini, yang kerap mendadak bukan cuma banjir bandang, melainkan juga kebijakan. Akibatnya sami mawon, sama-sama menyusahkan rakyat.
DUA fakta kontradiktif terkait dengan pemerintahan saat ini baru saja tersaji.
SAYA tidak habis mengerti, mengapa seorang ketua pengadilan negeri dan wakil ketuanya masih menceburkan diri dalam kubangan korupsi, padahal penghasilan mereka sudah dinaikkan
TANGIS Hector Souto pecah saat lagu Tanah Airku bergemuruh membelah Indonesia Arena.
LEDAKAN ekonomi digital yang selama ini digadang sebagai mesin pertumbuhan justru menyisakan ironi.
'Kertas Tii Mama Reti (Surat buat Mama Reti) Mama Galo Zee (Mama saya pergi dulu)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved