Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Satriawan Salim menilai diperbolehkannya pembukaan sekolah di zona kuning berpotensi membahayakan keselamatan warga di tengah Covid-19
"Pembukaan sekolah di zona kuning sesuai SKB 4 Menteri dari Kemdikbud yang baru, sangat berpotensi mengancam kesehatan dan keselamatan warga sekolah, khususnya guru, siswa, tenaga kependidikan, dan keluarga mereka," terang Satriawan dalam keterangannya kepada Media Indonesia, Jakarta, Jumat (14/8).
Baca juga: DPRD Dorong Pemprov DKI Cari Alternatif Pengganti Plastik Makanan
Hal itu katanya terbukti dengan bermunculan klaster-klaster baru penyebaran Covid-19 di sekolah. Per 10 Agustus, FSGI mencatat ada 37 guru dan tujuh siswa positif Covid-19. Selain itu, ratusan santri juga terjangkit virus menular tersebut.
"Terbaru, ada kasus di Balikpapan, Pontianak, dan Rembang, yang mengorbankan guru termasuk siswa," kata Satriawan.
Efektivitas kegiatan tatap muka pembelajaran di sekolah zona kuning juga dianggap tak akan optimal. Sebab, bagaimana kegiatan sekolah bisa terlaksana baik mengingat ada larangan siswa untuk melakukan kegiatan ekstrakurikuler, dan olahraga.
Satriawan menambahkan, interaksi siswa antarkelas juga dilarang, kantin ditutup, tak ada kumpul ramai-ramai bercengkrama di kantin, tak ada acara-acara siswa,
Baca juga: Kota Tua, Objek Wisata Favorit Wisatawan Mancanegara di Jakarta
"Selama masuk sekolah 4 jam siswa hanya berdiam di kelasnya. Kondisi-kondisi seperti ini yang membuat pembelajaran tak akan efektif. Interaksi antarsiswa sangat dibatasi, tak jauh beda dengan selama belajar dari rumah (PJJ)," tukasnya.
"Tapi potensi sebaran Covid-19 diantara siswa, guru dan warga sekolah lainnya tetap akan muncul. Sebab tak ada jaminan pasti, jika siswa mematuhi aturan tersebut secara ketat," pungkas Satriawan. (OL-6)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved