Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Penelitian Kependudukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) meluncurkan Jurnal Kependudukan Indonesia (JKI) edisi khusus Demografi dan Covid-19 di Indonesia.
Ketua Dewan Redaksi JKI Mita Noveria mengatakan, sejak kemunculan pandemi covid-19 pada Maret lalu, masyarakat di Indonesia mengalami kebingungan bagaimana cara bertahan dan menghadapi pandemi.
Kesimpangsiuran informasi pun turut memperparah kondisi, sebab itu, JKI memutuskan untuk menerbitkan edisi khusus yang memuat berbagai informasi terkait pandemi dari sumber-sumber yang valid.
“Penyebaran covid-19 yang cepat ini mengungkapkan bahwa kita perlu memahami bagaimana dinamika kita hidup dalam situasi pandemi. Pada saat yang sama, kajian demografi dapat membantu melihat dan memproyeksikan dampak pandemi dan konsekuensi ekonomi terhadap dinamika populasi di masa depan, karena itulah kami redaksi JKI merasa penting untuk merangkum berbagai pandangan dalam studi demografi dan sosial dalam sebuah edisi yang khusus,” kata Mita dalam peluncuran JKI edisi khusus, Kamis (6/8).
Baca juga: Pasca Covid-19, Diprediksi Energi Terbarukan akan Eksis
Dia menjelaskan, JKI edisi khusus ini berisi kumpulan artikel pendek yang diseleksi dari 50 menjadi 20 artikel. Latar belakang para penulisnya pun sangat bervariasi, dari beragam keilmuan dan institusi hampir di seluruh wilayah geografis di Indonesia.
Beberapa artikel yang dimuat di dalam jurnal edisi khusus ini antara lain Penanggulangan Covid-19 dalam Kerangka Teori Kependudukan Malthius, Dampak Pandemi Covid-19 dalam Perspektif Gender di Indonesia, Produktivitas Selama Work From Home, Mempersiapkan Ketahanan Keluarga Selama Adaptasi Kebiasaan Baru di Masa Pandemi Covid-19, dan masih banyak lagi.
JKI merupakan jurnal yang bersifat peer review yang diterbitkan oleh Pusat Penelitian Kependudukan LIPI dua kali dalam setahun yakni pada Juni dan September.(OL-5)
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Peringkat SINTA Untar mencapai peringkat ke-11 secara nasional dan menempati peringkat pertama di antara Perguruan Tinggi Swasta.
Prof. Yunisrina juga membagikan kiat mengelola rencana publikasi dan menekankan bahwa publikasi ilmiah tidak bisa dikejar secara instan.
Paparan menjelaskan cara mengidentifikasi jurnal dan penerbit predator, discontinued, hijack, serta praktik cloning/mirroring.
Jurnal Penutup: Refleksi mendalam pengalaman belajar. Temukan insight berharga & transformasi diri dalam perjalanan pendidikan Anda.
Olah jurnal jadi ulasan bermutu! Panduan praktis menulis review jurnal yang informatif, tajam, dan memikat.
Publikasi karya ilmiah memerlukan kolaborasi yang baik, sehingga memerlukan pendampingan agar hasilnya optimal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved