Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LABORATORIUM Biodiversitas dan Biosistematika Kelautan Divisi Hidrobiologi Laut, Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University bersama Oceanogen Environmental Biotechnology Laboklinikum menyelenggarakan pelatihan daring mengenai DNA Barcoding, Selasa (14/7). Pelatihan tersebut ditunjukkan bagi para pemula yang baru mengenal DNA barcoding.
Apa itu DNA Barcoding? Teknik ini digunakan untuk mengurutkan basa DNA yang sangat berbeda-beda antarspesies sehingga dapat dipakai sebagai penanda suatu spesies.
Dr Hawis Maddupa, dosen IPB University sekaligus Kepala Laboratorium Biodiversitas dan Biosistematika Kelautan menjelaskan teknik DNA barcoding dilakukan dengan menggunakan ekstrak dari organisme yang tidak diketahui identitasnya lalu dilakukan DNA sequencing.
"Sebanyak 60% organisme Indonesia belum teridentifikasi. Dengan adanya DNA barcoding, kegiatan mengkarakterisasi spesies organisme dapat dilakukan dengan mudah. Yakni menggunakan urutan DNA pendek, itulah prinsip dasar DNA barcoding," jelasnya seperti dikutip dari laman IPB, Rabu (15/7).
Ia mengungkapkan, untuk memilih DNA barcoding atau primer ada tiga kriteria penting yang menjadi acuan dalam menentukan spesies, yaitu keuniversalan, kekokohan dan diskriminasi.
Di Indonesia sendiri, terang Hawis, penelitian yang berkaitan dengan DNA barcoding khususnya untuk penentuan spesies masih jarang dilakukan. Oleh karena itu, bila dibandingkan dengan database internasional seperti BOLD (The Barcode of Life Data System), Genbank atau NCBI (National Center of Biotechnology Information), pencocokkan data spesies di Indonesia akan sangat rendah.
“Tugasnya adalah bagaimana kita dapat lebih banyak mem-barcode organisme, anggaplah dari organisme mikro sampai makro, ini kita harus lakukan,” ungkapnya.
Dalam pelatihan tersebut, Dr Hawis juga mempraktikkan DNA barcoding secara sederhana menggunakan aplikasi BLAST NCBI untuk identifikasi spesies kemudian rekonstruksi pohon filogenetik hingga analisis barcoding gap. (H-2)
Pergantian kepemimpinan ini bukan sekadar rutinitas.
Cuaca ekstrem yang memicu banjir bandang di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dipengaruhi anomali siklon tropis yang terbentuk sangat dekat dengan garis ekuator.
PT United Tractors Tbk (UT) peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia melalui EnviroFest 2025. Ajang edukasi, aksi lingkungan, dan kolaborasi untuk pelestarian bumi.
Fokus HaqFest tahun ini terkait halal dan keamanan pangan untuk mendorong percepatan program MBG dalam mencapai target.
SEKITAR 10 persen pohon yang berada di jalur hijau Kota Bogor berada dalam kondisi tak sehat serta menunjukkan potensi kerusakan berat.
Institut Pertanian Bogor (IPB) University mendorong Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) bertransformasi menjadi koperasi desa (kopdes).
Klinik gigi Smileworks di Kelapa Gading mengutamakan pemeriksaan komprehensif, edukasi pasien, dan teknologi kedokteran gigi berstandar internasional.
Masa depan akademik mahasiswa bergantung pada sejauh mana mereka mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan jati diri sebagai pembelajar yang kritis dan fokus.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
Pemerintah Kabupaten Jepara memperkuat program UMKM Naik Kelas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat.
PERKEMBANGAN teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari: bekerja, belajar, bersosialisasi, hingga berlibur kini sering dilakukan di depan layar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI siap menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang berlangsung pada 9-11 Desember
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved