Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memperketat aturan migrasi peserta dalam pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer-seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (UTBKSBMPTN) 2020. Keputusan itu diambil setelah dibahas dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk tidak melayani peserta yang memilih pusat UTBK di luar provinsi domisilinya.
“Pusat UTBK-SBMPTN hanya melayani siswa peserta yang dari satu daerah. Tidak boleh lintas provinsi, apalagi lintas pulau,” kata Plt Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud, Nizam.
Selain itu, pihaknya juga bakal memangkas sesi pelaksanaan UTBK-SBMPTN yang awalnya dalam satu hari akan ada empat sesi, kini diubah hanya menjadi dua sesi saja. Dengan demikian, jarak antarsesi cukup panjang, yakni bisa digunakan untuk sterilisasi ruangan dengan membersihkan kibor, mouse, dan sebagainya untuk mencegah penyebaran covid-19. Penumpukan peserta juga dapat dihindari.
Namun, Nizam tak menjelaskan apakah pemotongan sesi dalam satu hari itu akan selaras dengan penambahan jumlah hari pelaksanaan UTBK-SBMPTN. Jadwal pelaksanaan masih belum diubah, yakni pada 5-12 Juli.
Lebih lanjut, bagi pusat UTBKSBMPTN yang tak bisa menggelar tes karena berada di zona merah dan tidak siap dengan protokol kesehatan, Nizam menyebut telah menyiapkan skemanya. Peserta UTBK-SBMPTN nantinya bakal diarahkan menuju sekolah terdekat yang lebih siap.
Sebelumnya, sejumlah daerah menyatakan keberatan jika dae rah dan kampusnya menjadi lokasi pelaksanaan UTBKSBMPTN 2020. Mereka khawatir akan dampak penumpukan massa yang terjadi terhadap potensi penyebaran virus covid-19.
Menindaklanjuti hal tersebut, LTMPT dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) memutuskan ujian UTBK digelar dua gelombang. Peserta UTBK gelombang kedua hanya berdasarkan domisilinya.
“Itu pada 20-29 Juli 2020. Tempatnya bisa di SMA atau SMK di tiap-tiap daerah,” kata Ketua MRPTNI, Jamal Wiwoho.
Skema tersebut disiapkan untuk mengatasi masalah migrasi peserta UTBK-SBMPTN 2020. Solusi ini disediakan agar seluruh peserta bisa mengikuti UTBK-SBMPTN 2020. (Aiw/Medcom.id/H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved