Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta Mohammad Arifin meminta pemerintah provinsi (pemprov) memastikan kondisi sekolah harus aman dari penularan pandemi Covid-19 sebelum memulai ajaran baru 2020-2021.
Arifin mengungkapkan, jumlah korban anak usia sekolah yang positif Covid-19 terbilang besar. Hal itu berdasarkan data dari Kepala Bidang Pendidikan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti yamg menyebut lebih dari 800 anak di Indonesia terpapar Covid-19.
Baca juga: Pendisiplinan Selama New Normal harus Pakai Pendekatan Humanis
Bahkan, kata Arifin, 129 anak meninggal dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dan 14 anak meninggal dengan status terkonfirmasi positif Covid-19.
“Ini harus jadi perhatian bersama, mereka adalah generasi penerus bangsa. Jangan sampai angkanya bertambah semakin banyak, khususnya di Jakarta,” ujar Arifin dalam keterangan resminya, Jakarta, Jumat (29/5).
Pemprov DKI dan Pemerintah Pusat diminta tidak perlu gegabah dan sembrono dalam menentukan pembukaan sekolah ajaran baru di tengah pandemi Covid-19.
Arifin mengatakan, anak-anak sekolah khususnya PAUD, TK dan SD kerap sulit untuk dikontrol untuk melakukan physical distancing. Anak-anak tersebut, sebutnya, terbiasa bersentuhan secara fisik, berangkulan dalam bermain, apalagi lama tidak ketemu relatif lebih sulit untuk diimbau.
“Jangan sampai sekolah menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19 di ibu kota. Kalaupun harus dibuka proses belajar di sekolah, harus dengan protokol kesehatan yang sangat ketat,” tandas Arifin.
Baca juga: Amankan Pasokan Beras, Percepat Musim Tanam Kedua
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan DKI Nahdianan menyatakan, awal tahun pelajaran baru dapat dilakukan apabila ada keputusan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir.
"Pembukaan Sekolah akan dilakukan setelah situasi dan kondisi dinyatakan aman dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata Nahdiana dalam keterangan resminya, Jakarta, Kamis (28/5). (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved