Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PESERTA program kartu prakerja dinalai tidak akan fokus pada pelatihan,melainkan mengincar uang dalam situasi pandemi virus korona saat ini.
"Apakah mereka yang mendaftar untuk mendapatkan pelatihannya dalam rangka mempersiapkan diri untuk bekerja, atau sebagian besar dari mereka itu justru mengajukan itu untuk mendapatkan insentif karena mereka butuh uangnya," kata Director Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Piter Abdullah dalam diskusi virtual, Rabu,(29/4).
Peserta yang lolos registrasi kartu prakerja akan mendapat Rp3,55 juta dalam bentuk saldo. Dana itu digunakan untuk biaya pelatihan Rp1 juta. Selain itu, peserta dapat menggunakan dana untuk membeli satu atau lebih pelatihan di mitra platform digital.
Dana insentif Rp600 ribu juga diberikan kepada penerima kartu selama empat bulan. Insentif survei diberikan masing-masing Rp50 ribu selama tiga kali. Saldo akan ditransfer melalui rekening bank atau e-wallet LinkAja, OVO, atau GoPay milik peserta.
Manajemen pelaksana program kartu prakerja diminta fokus memereteli tujuan peserta mengikuti program pengurangan pengangguran itu. Program ini sejatinya disambut masyarakat. Namun, saat ini publik lebih membutuhkan bantuan usai terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).
"Kalau kartu prakerja diimbangi dengan kecepatan pemerintah menyampaikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Itu mungkin yang akan lebih baik," ucap Piter.
Pendaftaran kartu prakerja telah memasuki gelombang ketiga. Program ini akan dibuka hingga 30 gelombang sampai akhir November 2020
Total anggaran untuk program kartu prakerja mencapai Rp20 triliun untuk 5,6 juta orang peserta. Rincian anggaran itu yakni biaya pelatihan sebesar Rp5,6 triliun, biaya insentif Rp13,45 triliun, biaya survei Rp840 miliar, dan biaya project management office (PMO) Rp100 juta
Gelombang pertama program kartu prakerja menyerap 168.111 peserta yang dinyatakan lolos. Pada gelombang kedua ada 288.154 peserta yang lolos. (Medcom/OL-8).
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved